SuaraSurakarta.id - Pengiat media sosial Denny Siregar menyorot tanda pagar atau tagar #BongkarPembantaiKM50 yang sedang populer di Twitter .
Dalam tangkapan layar yang ia bagikan pada akun twitternya, setidaknya sudah ada hampir 16 ribu cuitan dengan tagar tersebut.
Menurut Denny, ada yang sengaja membuat trending #BongkarPembantaiKM50 untuk kepentingan politik pribadi. Khususnya untuk menyingkirkan lawan poltik di lingkungan kepolisian.
Mengingat lembaga kepolisian saat ini memang tengah di sorot oleh publik lantaran kasus yang dialami oleh mantan Irjen Ferdy Sambo.
"Nah, bener kan ? Ada yang menari di kasus Sambo ini dengan membangun tekanan publik supaya lawan-lawan besar kadrun di kepolisian, terutama di Polda Metro, harus disingkirkan," tuturnya melalui twitter pribadinya pada Selasa, (16/8/2022).
Sontak saja, cuitan Denny itu pun mendapat beragam tanggapan dari warganet.
"Udah bahagia bersama 72 bidadari malah diusik aja," ujar akun @*****a1.
"Kadrun jangan coba-coba campur aduk ya, KM 50 sudah menjadi wewenang pengadilan dan sudah diputuskan serta mempunyai kekuatan hukum tetap. Jadi drun, tolong berpikir sedikit ya," ucap akun @*****is.
"Apa kabar landcruiser hitam dan tato. Cebong anji*g-anji*g neraka pasti gak bisa bantah ini," kata akun @*****n2.
"Para penumpang dan penunggang gelap desak-desakan nyari celah dan kesempatan. Waspadalah," turur akun @*****na.
Kontributor : Sakti Chiyarul Umam