SuaraSurakarta.id - Politisi PDIP Dewi Tanjung menyoroti beberapa kejanggalan atas terbunuhnya Brigadir J dalam peristiwa baku tembak dengan sesama polisi.
Menurut Dewi Tanjung pun tak ragu menyebutkan kalau tuduhan Brigadir J melakukan pelecehan seksual hanya sebuah skenario.
"Kayaknya pak jenderal itu salah pakai skenario deh. Mungkin dia berpikir pakai skenario adanya pelecehan seksual ke istri jenderal akan mendapatkan simpati publik," ucap Dewi Tanjung dikutip dari akun TikTok @bobotanjung15.
Terbukti sampai detik ini belum ada bukti atau saksi Brigadir J melakukan pelecehan seksual terhadap istri Irjen Ferdy Sambo.
Baca Juga:Sebulan Berlalu, Sudah Ada 2 Tersangka Pembunuhan Brigadir J: Bharada E dan Ajudan Istri Ferdy Sambo
"Tapi ternyata sebaliknya senjata makan tuan. Apa yang dilakukan justru membalik, seluruh masyarakat Indonesia menghujat karena begitu banyak kejanggalan terbunuhnya Joshua," paparnya.
Ia berharap kasus ini lekas menemui titik terang agar keluarga Brigadir J mendapat keadilan atas meninggalnya putra mereka.
"Semoga keadilan dan kebeneran akan terungkap untuk Joshua," harap Dewi Tanjung.
Kekinian, Inspektur Jenderal Ferdy Sambo, mantan Kepala Divisi Propam Polri dikabarkan sudah ditangkap, pada Sabtu (6/8/2022) malam.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, Ferdi Sambo ditangkap dan dibawa ke Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Baca Juga:Bharada E Blak-blakan, Terima Perintah Pembunuhan Brigadir J dari Atasan
"Iya, ditahan di Brimob," kata sumber kepolisian.
Sebelumnya, sejumlah anggota Brimob Polri berseragam loreng dikabarkan berada di Mabes Polri dan meninggalkan lokasi sore tadi, Sabtu (6/8/2022).
Tidak hanya itu, dikabarkan pula sejumlah personel Brimob itu datang dengan menaiki tiga kendaraan taktis.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi sebelumnya mengatakan kedatangan personel Brimob itu dalam rangka pengamanan.
"Kehadiran personel Brimob untuk pengamanan Bareskrim," kata Andi saat dikonfirmasi, Sabtu (6/8/2022).
Andi menambahkan, pengamanan tersebut atas perintah Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto.