Rudy menilai kans menang di Pilgub DKI Jakarta ada jika semua bekerja keras. Rudy pun menceritakan saat Pak Jokowi dulu sama, apalagi lawannya incumbent.
"Ya, tergantung dari ketua umum saja mau merekomendasi Mas Gibran di mana. Kita melihat sejarah dan pengalaman saja, ketika Pak Jokowi maju kesana," papar dia.
Saat ditanya apakah Gibran sudah mampu saat maju ke Pilgub, Rudy enggan membicarakan mampu atau tidak.
Karena ketua umum sudah menyampaikan itu, maka sebagai kader partai yang punya prinsip, sikap dan komitmen.
Baca Juga:Polusi Udara Jakarta Disebut Berasal dari Luar Daerah, Bekasi Termasuk?
"Rekomendasi turun, itu hukumnya wajib didukung dan dimenangkan. Dulu kita juga memenangkan Pak Jokowi di DKI Jakarta," sambungnya.
Rudy menambahkan, pasti ada pertimbangan dari ketua umum ketika menunjuk orang. Kepemimpinan Gibran di Kota Solo selama ini juga menjadi salah satu pertimbangan.
"Bukan saya yang menilai. Yang punya hak preogratif memberikan rekomendasi adalah ketua umum. Jika ketua umum sudah menyampaikan itu, tidak ada kader yang melawan, karena kader telah memberikan hak preogratif kepada ketua umum," tegas FX Hadi Rudyatmo.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:Tanggapi Wacana Dirinya Maju Pilgub 2024, Gibran: Saya Fokus di Solo Dulu