Keinginan ini pernah disampaikan langsung oleh Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta kepada Greysia beberapa tahun silam. Sadar bahwa salah satu pendulang emasnya akan angkat kaki dari Cipayung, PBSI mengambil langkah persuasif guna meyakinkan Greysia.
"Kami mengharapkan kecintaan dan dukungan dia untuk bulu tangkis Indonesia terus ada. Secara pribadi dan mewakili PBSI, kami ingin dia terus berkarir. Kami masih butuh orang seperti Greysia," ungkap Alex saat ditemui ANTARA dalam sebuah kesempatan.
Meski begitu, Greysia belum memberikan kepastian ke mana karirnya akan melabuhkan jangkar. Namun yang pasti, Greysia ingin menebus hutangnya kepada keluarga dengan memberikan waktu dan perhatian terbesarnya.
Sosok panutan
Baca Juga:Deretan Sejarah Prestasi Greysia Polii Buat Indonesia, Emas Olimpiade Jadi Puncak Karier
Keputusan Greysia untuk purnatugas membuat banyak pebulu tangkis dalam dan luar negeri merasa kehilangan sosok atlet yang dikenal ramah dan sangat mengayomi para juniornya.
Apriyani yang telah berpasangan dengan Greysia sejak 2017, menjadi orang yang paling terpukul dengan situasi ini. Disandingkan dengan Greysia yang sudah kenyang asam garam, membuatnya sempat minder bisa mengikuti gaya dan pola permainan seniornya.
Greysia yang sebelumnya selalu ditinggal pasangannya karena pensiun lebih dulu, kini menjadi sosok yang meninggalkan rekan-rekan seperjuangannya di pelatnas.
Dengan mantap Apriyani bertutur bahwa Greysia adalah sosok pejuang panutan. Berkat Greysia, Apriyani punya bekal mental dan kepercayaan diri yang kini menjadi modalnya untuk membimbing pasangan barunya, yaitu Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Isak tangis terpampang dari wajahnya saat ia harus berpisah dengan Greysia di dalam Istora Senayan, dengan turut disaksikan sejumlah pebulu tangkis dunia dan ribuan penggemar.
Baca Juga:Greysia Polii Resmi Pensiun dari Bulu Tangkis
"Di mataku dia seorang pejuang. Dia selalu terlihat kuat di luar, tapi sering kami tidak tahu apa yang dia pikirkan, selalu ingin menjadi panutan dan tak lelah memberikan arahan kepada junior-juniornya," kata Apri sembari menahan air mata.