Fraksi PDIP pun akan mengajak dan mendorong fraksi-fraksi lain di DPRD Solo untuk ikut membantu agar pembangunan masjid dilanjutkan. Bahkan nanti bisa meninjau pembangunan Masjid Taman Sriwedari yang terhenti ini.
"Artinya ini baru fraksi kami, nanti akan mengajak fraksi dan anggota dewan yang lain. Kalau di dewan semua sepakat bahwa apapun yang ada di Sriwedari ini harus kita dukung sesuai dengan regulasi yang ada," ungkapnya.
Menurutnya, dana gotong dan kunjungan ke masjid Sriwedari ini sebagai salah satu bentuk mendorong masyarakat.
"Tempat ibadah ini akan jadi miliknya masyarakat Kota Surakarta. Yo, ayo ndang dirampungke dengan kekuatan gotong royong kita," jelas dia.
Baca Juga:Bantah Isu Hubungan Megawati dan Presiden Jokowi Retak, Politisi PDIP Solo: Yang Bilang Siapa?
Hasil dari kunjungan ke Masjid Taman Sriwedari ini nanti akan disampaikan pada Ketua DPC PDI Perjuangan Solo FX. Hadi Rudyatmo.
"Kita akan sampaikan kondisinya. Monggo nanti Pak Rudy dan seluruh kader partai kita mobilisasi untuk urunan gotong royong," sambungnya.
Sementara itu Humas Pembangunan Masjid Taman Sriwedari Solo, Her Suprabu mengatakan selama ini sudah banyak cukup banyak dari elemen masyarakat, komunitas, hingga perorangan yang gotong royong menyumbang untuk menutupi kekurangan.
Hanya saja bantuan-bantuan tersebut banyak yang terhenti karena pandemi Covid-19.
"Kami menyambut baik adanya bantuan gotong royong dari berbagai pihak yang sudah mensuport proyek masjid ini. Harapannya ini bisa menyemangati masyarakat untuk peduli terhadap pembangunan masjid," ujarnya.
Baca Juga:Presiden Jokowi dan Megawati Bertemu, Mantan Wali Kota Solo Sentil Kader PDIP: Introspeksi Diri
Harapannya dengan meredanya pandemi Covid-19 ini perekonomian bisa segera pulih. Ini agar banyak pihak bisa ikut berpartisipasi dan membantu lagi untuk menyelesaikan atau melanjutkan proses pembangunan.