Gara-gara Kenaikan Tiket Masuk, Jurnalis Asing Bandingkan Candi Borobudur dengan Wisata di Negara Ini

Ia tampak terkejut dengan kabar kenaikan tarif yang tinggi itu.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 06 Juni 2022 | 11:05 WIB
Gara-gara Kenaikan Tiket Masuk, Jurnalis Asing Bandingkan Candi Borobudur dengan Wisata di Negara Ini
Kegiatan penyemprotan minyak astiri untuk mencegah jamur pada batuan Candi Borobudur. [Suara.com/ Angga Haksoro Ardhi]

SuaraSurakarta.id - Seorang jurnalis dari media asing Max Walden turut menyoroti kenaikan tarif tiket masuk Candi Borobudur.

Bahkan dirinya juga membandingkan dengan biaya masuk ke situs percandian terbesar dunia Angkor Wat yang terletak di Kamboja.

Ia tampak terkejut dengan kabar kenaikan tarif yang tinggi itu.

“Astaga, Indonesia ingin memungut biaya US $100 kepada orang asing untuk mengunjungi Borobudur,” ungkapnya melalui akun twitter prbadinya, Minggu (5/6/2022).

Baca Juga:Diminta Netizen Tutup Total Ketimbang Menaikkan Harga Tiket, Ini Respon Pengelola Candi Borobudur

Lantas ia pun mebandingkan biaya tiket masuk Candi Borobudur di Indonesia dengan Angkor Watt di Kamboja.

“Padahal, hanya (membutuhkan) US $37 untuk masuk ke Angkor Wat,” katanya.

Sedangkan  Ia menilai Angkor Wat di Kamboja lebih besar dan terkenal daripada Candi Borobudur.

“Yang lebih besar dan jauh lebih terkenal,” pungkasnya.

Tak hanya Walden, ahli genetika dari Amerika pun juga mengomentari kenaikan tarif Borobudur.

Baca Juga:Tiket Candi Borobodur Naik Rp 750 Ribu, Legislator Gerindra Senggol Luhut: Ini Bukan Pelestarian, Tapi Bebani Rakyat

“Peraturan pembatasan jumlah pengunjung itu hadir dengan tarif baru untuk tiket masuk—US$100 atau sekitar Rp1,4 juta untuk turis asing dan Rp750 ribu untuk turis domestik.  Astaga,” tulisnya melalui akun twitter.

Sontak unggahan itu pun mendapat beragam tanggapan dari warganet.

“Borobudur dibuat hanya dalam semalam. Ini sangat berharga,” ucap akun @rxk***.

“Tak masalah. Borobudur lebih baik dari Angkor Watt,” kata akun @edva***.

“One of the reasons is, katanya, to 'reduce' and 'limit' the numbers of visitors . so why bother promoting Wonderful Indonesia? Gagal paham,” ungkap akun @red****.

“Pemerintah juga ingin merampok penduduk setempat. Rp750 ribu untuk penduduk setempat, itu hampir setengah dari gaji orang Jawa Tengah per bulan,” tulis akun @Fro***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak