Kenang Kasus Ahok, Jusuf Hamka Pernah Datangi Habib Rizieq Karena Resah Orang-orang Tionghoa Diludahi

Jusuf Hamka tidak menampik buntut dari kasus Ahok berdampak pada orang-orang Tionghoa yang ada di Indonesia.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 26 Mei 2022 | 11:11 WIB
Kenang Kasus Ahok, Jusuf Hamka Pernah Datangi Habib Rizieq Karena Resah Orang-orang Tionghoa Diludahi
Tangkapan layar video Bos Jalan Tol Jusuf Hamka ngaku tak pernah lulus kuliah. [TikTok]

SuaraSurakarta.id - Konglomerat pemilik perusahaan jalan tol Jusuf Hamka pernah berjiba baku membela orang-orang Tionghoa saat menghadapi kasus Ahok.

Jusuf Hamka tidak menampik buntut dari kasus Ahok berdampak pada orang-orang Tionghoa yang ada di Indonesia.

Melalui unggahan video di kanal youtube Ham Deded, Jusuf Hamka saat kasus Ahok dirinya resah melihat orang-orang diludahi oleh para pembenci mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Di musala-musala dan di kampung-kampung saya kan suka salat turun ke bawah. Ternyata banyak yang provokasi, kalau kita ketemu sih Tionghoa kita ludahi," kata Jusuf Hamka.

Baca Juga:Orang Keturunan atau Bukan Pribumi Disebut Mampu Pimpin Indonesia Tanpa Pandang Bulu, Jusuf Hamka: Contoh Barrack Obama

Saat itu Jusuf Hamka sangat khawatir ketika orang-orang Tionghoa melawan andai ia tidak terima diludahin.

"Kalau sampai diludahin, orang-orang Tionghoa itu ada yang diem ngalah dan ada juga yang ngelawan," imbuhnya.

"Kalau ketemu orang Tionghoa dari Medan, Pontianak, atau Bangka Belitung itu kan galak-galak juga. Kalau ngelawan kan bisa perang," sambungnya.

Untuk mencegah hal-hal tersebut, Jusuf Hamka pun memberanikan diri untuk bertemu Habib Rizieq mengenai persoalan tersebut.

"Saya akhirnya datangin Habib Rizieq dan bilang tidak ada teman-teman Tionghoa yang melegalisasi apa yang dikatakan teman kita yang menista agama. Akhirnya mereka pun mengerti," jelasnya.

Baca Juga:Jusuf Hamka Bongkar Dua Sosok Penting yang Membawanya Jadi Konglomerat, Warganet: Masya Allah

Setelah bertemu Habib Rizieq, Jusuf Hamka pun bersahabat baik dengan ulama besar FPI dan para simpatisannya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak