Keraton Kartasura, Cikal Bakal Berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta

Keraton Kartasura didirikan oleh Amangkurat II sekitar tahun 1.600-an setelah meletusnya pemberontakan Trunajaya di Plered.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 17 Februari 2022 | 21:14 WIB
Keraton Kartasura, Cikal Bakal Berdirinya Keraton Kasunanan Surakarta
Kirab proses boyong kedhaton Hari Jadi Kota Solo ke-277. [Suara.com/Ari Welianto]

"Kemudian PB II ada bujukan Patih Pringgoloyo takut dan berbalik arah melawan Laskar Cina. Selanjutnya laskar China yang disitu ada RM Galendri (Sunan Kuning), Kapiten Sepanjang, RM Said menyerang Keraton Kartasura dan berhasil mendudukinya," jelasnya yang juga pemerhati sejarah ini.

Saat Keraton Kartasura berhasil diduduki, PB II lari ke Ponorogo. Hanya berselang sekitar enam bulan, Keraton Kartasura berhasil diduduki kembali dengan bantuan Bupati Maduracakraningrat dan Belanda.

Setelah berhasil diduduki, keraton yang sudah layak untuk dihuni karena terjadi kerusakan. PB II kemudian memerintahkan punggawa dan orang-orang kepercayaannya untuk mencari tempat pengganti.

"Ada tiga alternatif tempat waktu itu. Ketiganya adalah Talawangi Kadipolo, Sonosewu Bekonang, dan Desa Sala," sambungnya.

Baca Juga:Viral Detik-Detik Wamenparekraf Pingsan, Sosok Ini Disorot: Ngakak tapi Kasihan

Tapi lokasi-lokasi tersebut ada berbagai pertimbangan. Di Talawangi Kadipolo diramalkan akan berumur panjang tapi akan banyak pemberontakan. 

Di Sonosewu Bekonang itu akan mengalami masa kejayaan yang sangat panjang tapi akan menjadi Budha atau Hindu kembali. 

"Ada satu tempat lagi di Desa Sala yang dulu berawa-rawa. Kemudian PB II memilih di Desa Sala dengan cara membelinya bukan mengambil. Warga yang sudah ada dipersilahkan untuk tinggal disitu," ungkap dia.

Dipindahnya Keraton Kartasura ke Surakarta, bukan hanya kondisi Keraton Kartasura rusak. Tapi dulu sudah pernah diduduki musuh, dalam arti pamor atau wahyunya sudah hilang.

"Dalam kepercayaan Jawa, kalau sudah ditempati orang lain atau musuh maka dirasa untuk memindahkan. Jadi cari tempat yang lebih bersih," ucapnya.

Baca Juga:Berdiri di Samping Gibran, Ini Detik-detik Wamenparekraf Pingsan Saat di Keraton Solo

Boyong Kedhaton

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini