Jumlah tersebut tidak hanya dari sekolah tapi juga masyarakat yang melakukan rapid tes antigen. Atau masyarakat yang memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
"Kebanyakan itu suspek dan bergejala. Sreening di Puskesmas juga muncul suspect yang bergejala, terjaring tes mau perjalanan juga banyak," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:WHO Sebut Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di Dunia Mengkhawatirkan