Timnas Putri Indonesia Tersingkir dari Piala Asia 2022, Pelatih: Saya Minta Maaf

Pelatih tim nasional putri Indonesia Rudy Eka Priyambada meminta maaf usai skuadnya tersingkir dari Piala Asia 2022 yang digelar di India

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 28 Januari 2022 | 07:13 WIB
Timnas Putri Indonesia Tersingkir dari Piala Asia 2022, Pelatih: Saya Minta Maaf
Momen para pemain timnas putri Indonesia tertawa diunggah oleh akun Twitter timnas putri Australia, @TheMatildas pada Sabtu (22/1/2022) pagi WIB. [Twitter/@TheMatildas]

SuaraSurakarta.id - Tim Nasional (Timnas) Putri Indonesia akhirnya tersingkir dari Piala Asia 2022. Mereka pun harus pulang lebih cepat. 

Pelatih tim nasional putri Indonesia Rudy Eka Priyambada meminta maaf usai skuadnya tersingkir dari Piala Asia 2022 yang digelar di India.

"Saya ingin meminta maaf kepada masyarakat dan pencinta sepak bola Indonesia. Maafkan atas hasil ini," ujar Rudy dikutip dari ANTARA, Kamis (27/1/2022) malam.

Juru taktik berusia 39 tahun itu merasa bersalah lantaran, menurut dia, publik Tanah Air kecewa dengan pencapaian Garuda Pertiwi di Piala Asia Putri 2022.

Baca Juga:Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste 4-1: Ricky Kambuaya Fantastis, Dedik Setiawan Kurang Beruntung

Sebab, selain tak bisa lolos dari fase grup, Indonesia mencatatkan jumlah kebobolan sangat besar di turnamen itu yakni 28 gol dari tiga pertandingan, tanpa pernah melesakkan satu pun bola ke dalam gawang lawan.

Rudy menyebut, faktor mental menjadi salah satu penyebab hadirnya catatan negatif itu.

Baiq Amiatun dan kawan-kawan dianggap kurang pengalaman bertanding di level internasional sebelum bertempur di Piala Asia.

"Akhirnya kami kalah, kehilangan konsentrasi dan kehilangan semuanya karena mental pemain jatuh. Ini memang menjadi evaluasi kami untuk kompetisi berikutnya," tutur Rudy.

Dia juga berharap hasil dari Piala Asia 2022 menjadi evaluasi PSSI agar dapat mengembangkan sepak bola putri di Indonesia.

Baca Juga:Profil Ronaldo Kwateh, Debutan Termuda Timnas Indonesia, Geser Rekor Asnawi Mangkualam

"Akan tetapi, upaya untuk sepak bola putri tak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kerja sama dengan banyak pihak. Yang jelas, timnas putri Indonesia bermimpi dapat bertanding lagi di Piala Asia berikutnya," ujar Rudy.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini