Bus ini memberikan suasana yang baru dan mengangkat Kota Solo. Konsepnya awalnya untuk menggerakan perekonomian Kota Solo.
Bus meeting ini merupakan modifikasi dari bus kaum difabel Bengawan Abiyasa yang dipakai saat Asian Para Games 2018 menjadi bus untuk rapat (meeting on the bus).
"Kita sudah sudah punya sepur kluthuk, bus tingkat dan lain-lain. Nanti pasti kita blandingkan semua dengan paket wisata," tandas Gibran.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:900 Suporter PSS Sleman Diciduk, Kapolresta: Internal Selesaikan di Sleman Jangan di Solo!