Gibran Murka Gegara GOR Manahan, Ternyata Ini Penyebabnya!

Seperti diketahui GOR Manahan ini dibangun bertaraf internasional dan bisa menjadi tempat untuk penyelenggaraan kejuaraan olahraga tingkat nasional atau internasional.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 07 Oktober 2021 | 17:05 WIB
Gibran Murka Gegara GOR Manahan, Ternyata Ini Penyebabnya!
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kiri) saat meninjau proyek GOR Indoor Manahan. [Suara.com/ Ari Welianto]

SuaraSurakarta.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memutus kontrak PT Trinanda Karya Utama selaku pelaksana proyek pembangunan GOR Manahan

Karena pengerjaan GOR Manahan tidak sesuai dengan deadline waktu yang sudah ditentukan.

"GOR Manahan sudah kita putus kontrak. Untuk pengerjaan lanjutan kita lelang ulang," terang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Kamis (7/10/2021).

Sejatinya, Pemkot sudah memberikan beberapa periode kesempatan kepada kontraktor. Tapi tidak selesai, akhirnya putus kontrak dan siap lelang lagi.

Baca Juga:PPKM di Solo Turun ke Level 2: Pub, Karaoke, hingga Spa Boleh Beroperasi

"Sudah kita beri kesempatan tapi tidak selesai. Ini jelas ketidakprofesionalan kontraktor," ungkap dia.

Gibran menegaskan, untuk kontraktor akhirnya membayar denda dan tidak ada gugatan apa-apa. 

"Mereka sudah membayar denda, mereka kooperatif. Yang paling penting tidak ada kerugian negara, tenang saja," paparnya.

Gibran sangat menyayangkan dengan kejadian ini. Untuk itu, lanjut Gibran, kontraktor yang bersangkutan pun akan di blacklist.

"Sangat menyayangkan sekali. Kita blacklist dan tidak profesional sekali," sambungnya.

Baca Juga:Buntuti Wanita untuk Onani, Pria di Solo Ini Dicari Gibran: Pelakunya Pakai Motor Apa?

Menurutnya, saat ini masih proses lelang ulang untuk pengerjaan lanjutan. Semoga bisa secepatnya terpilih kontraktor yang baru dan pengerjaan dilanjutkan.

"Ini masih proses. Ya, sesegera mungkin bisa selesai," ucap dia.

Putra sulung Presiden Jokowi ini menilai masih banyak sekali kekurangannya. Sehingga harus segera mungkin dilanjutkan pengerjaannya dan bisa digunakan.

"Masih kurang banyak sekali yang belum selesai," ujarnya.

Gibran menambahkan, masalah ini tidak ada hubungannya dengan masalah yang membutuhkan oksigen untuk penyelesaian kontruksi, seperti memotong pipa baja.

"Jangan salahkan oksigen. Karena waktu oksigennya untuk penanganan Covid-19 di rumah sakit," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak