alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Frustasi Sakit Tak Sembuh-sembuh, Kakek di Sragen Memilih Mengakhiri Hidupnya

Budi Arista Romadhoni Kamis, 22 Juli 2021 | 14:44 WIB

Frustasi Sakit Tak Sembuh-sembuh, Kakek di Sragen Memilih Mengakhiri Hidupnya
Ilustrasi jenazah. Kakek-kakek di Sragen ditemukan istrinya terkapar, ia menenggak obat serangga karena frustasi sakit yang tak sembuh-sembuh. (Shutterstock)

Kakek-kakek di Sragen ditemukan istrinya terkapar, ia menenggak obat serangga karena frustasi sakit yang tak sembuh-sembuh

SuaraSurakarta.id - Diduga karena frustasi, seorang kakek-kakek di Kabupaten Sragen nekat melakukan bunuh diri dengan menenggak racun serangga. 

Ia adalah SD, 67, warga di Kecamatan Karangmalang, Sragen, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Rabu (21/7/2021) malam.

Dilansir dari Solopos.com tubuh SD warga Sragen itu ditemukan istrinya sendiri, 56, sudah terkapar di rumahnya sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, SD dalam kondisi sekarat dengan mulut mengeluarkan busa. Panik dengan kondisi suaminya, K kemudian berteriak minta tolong.

Oleh warga, SD sempat dilarikan ke RS Amal Sehat sekitar pukul 20.37 WIB. Ia sempat menjalani pemeriksaan oleh tim dokter. Akan tetapi, nyawanya tak mampu diselamatkan.

Baca Juga: Innalillahi! Gantung Diri di Depan Jasad Ibunya, Mega Meninggal Dunia

Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan korban meninggal dunia karena keracunan. Kabar tersebut akhirnya terdengar aparat Polsek Karangmalang.

Polisi kemudian mendatangi rumah SD untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menemukan bungkus racun serangga dengan merk Starban atas tikar.

Obat itu biasa dipakai kalangan petani untuk membasmi hama serangga yang menyerang tanaman padi mereka.

Berdasar keterangan keluarga, polisi mendapat informasi bila korban sudah sakit menahun.

Diduga korban frustasi karena penyakitnya tak kunjung sembuh sehingga memilih menenggak racun serangga.

Baca Juga: Ngamuk Warganya Meninggal Divonis Covid-19, Kades Jenar: Kami Tertipu Ditelantarkan Dokter

“Pihak keluarga sudah menerima kematian korban. Mereka sudah membuat surat pernyataan. Hasil swab antigen menunjukkan korban negatif corona,” jelas Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso Kamis (22/7/2021).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait