SuaraSurakarta.id - Kasus Covid-19 di Klaten masih cukup tinggi. Satgas Penanganan Covid-19 Klaten menyebut, terdapat penambahan 643 pasien positif, kemudian 32 pasien meninggal dunia, dan 355 pasien sembuh pada Selasa (6/7/2021)
Total, jumlah kumulatif Covid-19 di Bumi Bersinar sampai kemarin menjadi 18.093 kasus. Dari jumlah tersebut 5.772 menjalani perawatan atau isolasi mandiri, 11.351 sembuh dan 970 meninggal dunia.
“Hari ini kasus aktif terkonfirmasi Covid-19 bertambah 643 kasus yang terdiri dari rapid antigen 464 kasus dan PCR 179 kasus. Juga ada 355 pasien sembuh dan 32 pasien meninggal dunia,” ujar Satgas Penanganan Covid-19 Klaten melalui Koordinator Penanganan Kesehatan, Cahyono Widodo, dilansir Timlo.net--jaringan Suara.com, Rabu (7/7/2021).
Dijelaskan, dari 32 pasien yang meninggal dunia tersebut, 15 diantaranya termasuk terkonfirmasi baru, berasal dari Cawas 1 kasus, Jatinom 2 kasus, Karangdowo 1 kasus, Klaten Tengah 1 kasus, Manisrenggo 5 kasus, Ngawen 1 kasus, Prambanan 1 kasus, Wedi 2 kasus, serta Wonosari 1 kasus.
Baca Juga:Satgas: Kasus Covid-19 di Provinsi Non Jawa-Bali Naik 61,8 Persen Dalam Sepekan
Kemudian 17 pasien meninggal dunia lainnya telah menjalani perawatan, berasal dari Bayat 1 kasus, Cawas 1 kasus, Juwiring 1 kasus, Kalikotes 1 kasus, Karangdowo 3 kasus, Manisrenggo 3 kasus, Prambanan 1 kasus, Trucuk 1 kasus, Tulung 1 kasus, serta Wonosari 1 kasus.
Cahyono mengatakan, untuk pasien yang dinyatakan sembuh berasal dari Bayat 3 kasus, Cawas 7 kasus, Ceper 13 kasus, Delanggu 18 kasus, Gantiwarno 11 kasus, Jatinom 27 kasus, Jogonalan 18 kasus, Juwiring 7 kasus, Kalikotes 15 kasus, Karanganom 7 kasus, Karangdowo 6 kasus.
Kemudian Karangnongko 6 kasus, Kebonarum 13 kasus, Kemalang 20 kasus, Klaten Selatan 10 kasus, Klaten Tengah 18 kasus, Manisrenggo 11 kasus, Ngawen 14 kasus, Pedan 2 kasus, Prambanan 35 kasus, Trucuk 52 kasus, Tulung 7 kasus, Wedi 8 kasus, serta Wonosari 26 kasus.
“Pasien yang dinyatakan sembuh hari ini seluruhnya telah menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri dibawah pengawasan tim medis,” ujarnya.
Selanjutnya untuk penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari Bayat 7 kasus, Cawas 20 kasus, Ceper 9 kasus, Delanggu 26 kasus, Gantiwarno 9 kasus, Jatinom 26 kasus, Jogonalan 21 kasus, Juwiring 35 kasus, Kalikotes 18 kasus, Karanganom 19 kasus, Karangdowo 12 kasus, Karangnongko 11 kasus.
Baca Juga:Terus Cetak Rekor, Kapan Puncak Kurva Kasus Covid-19 di Indonesia? Begini Kata Pakar
Kemudian Kebonarum 14 kasus, Kemalang 21 kasus, Klaten Selatan 20 kasus, Klaten Tengah 21 kasus, Klaten Utara 73 kasus, Manisrenggo 21 kasus, Ngawen 32 kasus, Pedan 18 kasus, Prambanan 37 kasus, Trucuk 46 kasus, Tulung 10 kasus, Wedi 28 kasus, serta Wonosari 89 kasus.
“Dari penambahan tersebut, 319 kasus diantaranya terpapar pada saat beraktivitas sehari-hari di Klaten, 15 kasus terpapar pada saat berada di luar daerah, sedangkan lainnya merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya,” ujarnya.
Satgas Penanganan Covid-19 kembali menekankan kepada masyarakat untuk lebih disiplin menaati protokol kesehatan, yakni, memakai masker dengan baik, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas serta mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.