Kasus Covid-19 di Solo, Gibran: Statusnya Sudah Bahaya!

Menurutnya, masih banyak warga yang seharusnya isolasi mandiri di rumah tapi tidak tertib.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 01 Juli 2021 | 14:27 WIB
Kasus Covid-19 di Solo, Gibran: Statusnya Sudah Bahaya!
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ikut memantau penyekatan pemudik di Simpang Joglo, Banjarsari, Sabtu (8/5/2021) sore.(Solopos.com/Kurniawan)

SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyediakan delapan tempat baru untuk lokasi karantina bagi warga yang terpapar Covid-19. 

Delapan tempat baru untuk karantina tersebut akan berada di tiap kecamatan, sehingga warga yang positif bisa menjalani karantina di lokasi tersebut. 

Nantinya dengan tempat baru isolasi terpusat itu tidak ada lagi warga Solo yang positif dibawa ke Asrama Haji Donohudan Boyolali.

"Ada delapan tempat baru yang kami sediakan untuk lokasi karantina terpusat. Di Kecamatan Banjarsari saya kasih dua tempat, Graha Wisata juga saya aktifkan kembali. Jadi nanti terpusat di masing-masing kecamatan," terang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, saat ditemui Kamis (1/7/2021). 

Baca Juga:Resmi! Termasuk Bocah 5 Tahun, 7 Anak Perusakan Makam di Solo Jadi Tersangka

Menurutnya, masih banyak warga yang seharusnya isolasi mandiri di rumah tapi tidak tertib. Mereka banyak yang keluar-keluar rumah, padahal itu sangat berbahaya. 

Kondisi itu membuat klaster permukiman bermunculan dan kasus Covid-19 semakin meluas.

"Masih banyak warga yang tidak tertib. Padahal mereka dikasih kesempatan untuk isolasi mandiri di rumah," ungka dia. 

Putra sulung Presiden Jokowi ini hampir tiap hari menemukan warga yang tidak pakai masker, anak-anak juga banyak. Padahal mereka diberitahu tapi pada ngeyel. 

"Tidak apa-apa, nanti akan kami ditegakan lebih ketat lagi protokol kesehatannya. Memang harus selalu diulang-ulang biar ingat," ujar dia. 

Baca Juga:Duh! Warganet Minta Nama Persis Solo Diganti Sang Pisang FC, Ini Jawaban Kaesang Pangarep

Gibran mengatakan jika sekara Solo statusnya sudah bahaya. Kasus Covid-19 di Solo tingg dan jumlahnya terus meningkat, bahkan sekarang sudah melanda anak-anak. 

"Status Solo sudah bahaya. Diharapkan dengan adanya tempat baru untuk isolasi mandiri bisa menekan kasus Covid-19 di Solo," paparnya. 

Ini merupakan salah satu persiapan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Pulau Jawa-Bali yang dicanangkan Pemerintah Pusat.

Untuk penerapan PPKM darurat masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat, dari Menteri Kesehatan juga. 

Kontributor : Ari Welianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini