Waduh! Ruang Isolasi di Sragen 100% Penuh, ICU Tersisa 3 Tempat Tidur

BOR Ruang Isolasi dan ICU di Kabupaten Sragen penuh, Bupati terus berupaya menambah tempat tidur

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 26 Juni 2021 | 15:46 WIB
Waduh! Ruang Isolasi di Sragen 100% Penuh, ICU Tersisa 3 Tempat Tidur
Ilustrasi rumah sakit. BOR Ruang Isolasi dan ICU pasien Covid-19 di Kabupaten Sragen penuh, (Shutterstock)

SuaraSurakarta.id - Bed occupancy ratio (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit di Sragen sudah penuh. 

Dilansir dari Solopos.com, berdasar laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Jumat (25/6/2021) sore, dari total 27 tempat tidur di ruang ICU, sebanyak 24 tempat tidur (88,88%) sudah terpakai. Sementara dari 222 tempat tidur di ruang isolasi, terpakai 100%.

Menanggapi hal itu, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, meminta dua RSUD dan tujuh rumah sakit swasta menambah tempat tidur untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

“Sekarang kami berupaya agar RS bisa menampung pasien lagi, apabila mereka membutuhkan rawat inap. Tapi tidak semudah itu. Semua butuh waktu. Baik RS negeri atau swasta kami minta menambah kapasitas tempat tidur. Dalam sepekan ke depan, Insya Allah tambahan tempat tidur itu sudah terpenuhi,” jelas Bupati, Sabtu (26/6/2021).

Baca Juga:Menkes Minta IGD Jadi Ruang Isolasi, Layanan Pasien Dipindah ke Tenda Darurat

Di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Bupati meminta bangunan gedung baru yang berlokasi di sisi timur bisa dipakai untuk ruang rawat inap pasien positif Covid-19 dengan kapasitas 100 tempat tidur.

Sementara di RSUD dr. Soeratno akan menambah 22 tempat tidur baru untuk merawat pasien Covid-19. Terdapat tujuh RS swasta yang sudah ditunjuk menjadi RS rujukan melalui SK Bupati. Mereka adalah RS Amal Sehat, RS Sarila Husada, RS Mardi Lestari, RS Rizki Amalia, RS Yakssi, RS PKU Muhammadiyah, dan RS Assalam.

Beberapa RS swasta tidak bisa menjadi RS rujukan pasien Covid-19 karena tidak memiliki tenaga dokter spesialis paru.

“RS Amal Sehat nanti akan tambah 16 tempat tidur. RS Yakssi ada tambahan empat tempat tidur. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan,” jelas Bupati.

Dengan adanya tambahan tempat tidur itu, kata Bupati, otomatis memerlukan tambahan pasokan oksigen (O2). Dia mengakui tingkat kebutuhan O2 cukup besar meski stoknya terbatas.

Baca Juga:Penuh, RS Demang Sepulau Raya Tambah Ruang Isolasi Pasien COVID-19

Terkait hal itu, Bupati mendesak Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo serta pemerintah pusat untuk memberi solusi terkait keterbatasan stok oksigen.

“Sebetulnya sudah ada distributor O2, masing-masing mengkaver beberapa RS. Tapi karena kebutuhan sangat tinggi, beberapa kali pasokannya rendet [tidak lancar]. Perlu ada tambahan O2 biar tenaga kesehatan yang di lapangan tidak waswas,” papar Bupati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak