alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Solo Dikepung Wilayah Zona Merah Covid-19, Gibran Siapkan Lokasi Karantina Terpusat

Ronald Seger Prabowo Senin, 14 Juni 2021 | 17:15 WIB

Solo Dikepung Wilayah Zona Merah Covid-19, Gibran Siapkan Lokasi Karantina Terpusat
Kendaraan mini bus yang membawa 23 warga Kudus yang positif Covid-19 tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Senin (7/6/2021) siang. (Suara.com/Ari Welianto)

Warga Solo yang positif Covid-19 dan OTG tidak dibawa ke Asrama Haji Donohudan Boyolali.

SuaraSurakarta.id - Pemkot Solo akan membuat lokasi karantina terpisah untuk isolasi warga Solo yang terjangkit Covid-19. Warga Solo yang positif Covid-19 dan OTG tidak dibawa ke Asrama Haji Donohudan Boyolali, melainkan akan terpusat.

Ini sebagai upaya mewaspadai varian baru Covid-19 yang berasal dari India. Di mana itu sudah menjangkiti warga Kudus yang positif dan dikarantina di Asrama Haji.

"SE (surat edaran wali kota terkait penanganan Covid-19) sudah kita perkuat. Kita antisipasi lonjakannya,"terang Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat ditemui usai rapat koordinasi penanganan Covid-19, Senin (14/6/2021). 

Khusus untuk warga Solo, Gibran meminta untuk tenang karena tempat karantinanya akan disediakan sendiri. Jadi terpisah tidak dibawa ke Asrama Haji Donohudan Boyolali.

Baca Juga: Gojek Bantu Mediasi Kasus Viral Ojol Pengantar Miras di Solo, Pastikan Kasus Sudah Selesai

Untuk lokasi karantina bagi warga Solo nanti di Solo Techno Park (STP). Nanti akan dipersiapkan lagi untuk karantina khusus warga Solo yang terjangkit Covid-19. 

"STP kita siapkan lagi untuk karantina khusus warga Solo. Kalau yang sudah di Asrama Haji Donohudan biarkan di sana untuk menyelesaikan," kata dia. 

Secepatnya STP akan dipersiapkan biar warga Solo yang baru terkena Covid-19 tidak dibawa ke Asrama Haji tapi langsung STP. Gibran menegaskan, tidak ada warga yang melakukan karantina mandiri di rumah tapi tempat karantina terpusat yang sudah disediakan. 

"Persiapan STP secepatnya selesai biar segera dipakai. Insya Allah, sembuhnya lebih cepat. Kalau STP penuh, nanti kita siapkan hotel juga," tegas putra sulung Presiden Jokowi ini. 

Menurutnya, untuk STP khusus untuk warga yang OTG. Kalau yang pasien tetap di Rumah Sakit Bung Karno (RSBK) atau RSUD Dr Moewardi. 

Baca Juga: Ojol Ditangkap Bawa Pesanan Miras Disampaikan ke Kapolri, Keluarga Diminta Hubungi DPR

"Kalau ada yang dari luar kota seperti Kudus masak ada pasien kita tolak. Yang jelas kita siapkan karantina terpusat bagi warga Solo," ungkap dia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait