Gojek Bantu Mediasi Kasus Viral Ojol Pengantar Miras di Solo, Pastikan Kasus Sudah Selesai

Driver Gojek diminta berhati-hati dalam menerima pesanan, termasuk mengcek kondisi barang tang akan dikirim.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 14 Juni 2021 | 15:28 WIB
Gojek Bantu Mediasi Kasus Viral Ojol Pengantar Miras di Solo, Pastikan Kasus Sudah Selesai
Ilustrasi driver gojek saat dicek suhu tubuh. [Gojek.com]

SuaraSurakarta.id - Setelah melalui proses mediasi yang dibantu oleh pihak PT Gojek Indonesia, mitra pengemudi yang sempat diamankan tim Sparta Polresta Surakarta karena ketidaktahuannya mengantar minuman keras (miras) melalui layanan GoShop akhirnya dibebaskan dari semua proses hukum.

"Alhamdulillah masalah sudah terselesaikan dengan baik. Dari pihak gojek mendampingi saya sampai urusan di kantor polisi Surakarta selesai," ujar Andri, mitra pengemudi tersebut dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (14/6/2021).

Andri mengucapkan terimakasih kepada pihak Gojek karena kini ia bisa kembali bekerja dengan tenang tanpa dibayang-bayangi status tersangka atau pun wajib lapor. Ia juga tidak perlu menjadi saksi atas kasus tersebut.

"Alhamdulillah, tidak ada wajib lapor dan tidak jadi tersangka. Saya juga tidak akan dimintai jadi saksi. Benar-benar clear. Semuanya sudah selesai," ucap Andri.

Baca Juga:Bapak 'Ngeprank' Anak Ngaku Dikeroyok, Endingnya Malah Ngenes dan Dikukut Polisi

Padahal pada saat penangkapan ia mengaku sempat diminta menandatangani surat berisi penetapan status sebagai tersangka. Namun pihak kepolisian telah mengklarifikasi hal tersebut.

"Itu yang bikin daya dilema. Kok saya diminta tanda tangan formulir yang isinya saya sebagai tersangka. Tapi setelah mediasi akhirnya diklarifikasi, saya tidak jadi tersangka," unkap Andri.

Belajar dari peristiwa yang ia alami, Andri mengimbau rekan sesama pengemudi online lebih berhati-hati dalam menerima pesanan dan memastikan pesanan tersebut sesuai dengan standar opersional perusahaan.

"Teman-teman harus hati-hati menjalankan order. Kalau kita tidak tahu isi barang orderannya memang sesuai SOP tidak boleh dijalankan," ujarnya.

Pihak Polresta Surakarta pun telah menyampaikan dari hasil pendalaman kasus tersebut disimpulkan bahwa mitra pengemudi Gojek tersebut hanya dalam kapasitas sebagai pengantar pesanan yang masuk lewat aplikasi. Sehingga pengemudi dipulangkan saat itu juga dari Mako Polresta Surakarta.

Baca Juga:Bocor! Foto Abduh Lestaluhu Berlatih di Persis Solo, Menunggu Diresmikan?

"Untuk sejumlah kerugian yang dialami oleh driver ojek online tersebut, akibat transaksi yang telah terjadi untuk pengantaran pesanan minuman beralkohol tersebut, maka sebagai bentuk dari rasa simpati dan empati dari Polresta Surakarta telah memberikan tali asih uang sebesar Rp375 ribu," bunyi keterangan dari Polresta Surakarta.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini