Pulau Jawa Disebut Sudah Rapuh dan Renta, Ini Penjelasan dari Ahli

Pulau Jawa disebutkan menjadi pulau paling lama ditempati oleh penduduk di Indonesia

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 14 Mei 2021 | 17:35 WIB
Pulau Jawa Disebut Sudah Rapuh dan Renta, Ini Penjelasan dari Ahli
Ilustrasi Peta Pulau Jawa. (Solopos/Twitter)

SuaraSurakarta.id - Pulau Jawa ternyata kondisinya sudah rapuh dan renta. Bagian bawah permukaan Bumi Pulau Jawa. Menurutnya pada kedalaman 100 km terdapat banyak rongga dan rekahan yang lebar.

Hal itu disampaikan Ir Tukimin Wisanggeni, Javanologi yang menjadi petualang metafisik. Menurutnya rongga itu terisi berbagai jenis partikel cair berbagai partikel cair maupun semi padat dengan daya kekuatan yang saling menarik dan menekan yang sangat kuat.

Tukimin Wisanggeni menyebut Jawa adalah pulau tua yang dulu menyatu dengah Sumatra. Jawa sebelumnya merupakan bagian dari benua atlantis yang telah tenggelam. Peristiwa itu karena proses evolusi alam dengan segala masalah kondisi fisik maupun metafisik.

Kini Pulau Jawa yang sudah tua dan renta mendapat pertolongan dari kekuatan spirit jiwa manusia agung yang tinggal disana. Selain itu juga karena kekuatan energi agung metafisik yangs setia mengabdi dan makarti untuk keseimbangan ekosistem kehidupan alam kecil (mikro kosmos).

Baca Juga:Lengkap! Ini 16 Titik Cegat Pemudik se-Banten, Pemudik Mesti Tau

Tetapi kondisi Pulau Jawa yang rapuh tidak didukung oleh kekuatan dan energi jiwa kasih bahkan telah sibuk membangun budaya konflik hampir disemua sektor kehidupan.

“Dalam kehidupan telah diwarnai dengan berbagai bentuk pertentangan dan pertikaian yang dipelopori para pemimpin bangsa,”tegas Tukimin, seperti dilansir Solopos.com, Jumat (14/5/2021).

Alam yang telah tua dan rapuh sangat bergantung pada manusia. Struktur alam yang tampak perkasa ternyata tak berdaya menopang dirinya tanpa dukungan spirit yang tulus dari manusia yang tumbuh di atasnya.

Padahal manusia telah mengambil intisari energinya menjadi tubuh fisik manusia yang terus berkembang menyatu bersinergi dengan kekuatan serta energi ruh dan jiwanya.

Maka alam akan hancur berantakan melalui proses bencana alam seperti gempa bumi, dan meledaknya gunung berapi. Ketidaktahuan manusia berbuat kesalahan dan bertentangan dengan hukum alam juga menimbulkan bencana antara lain keluarnya lumpur panas di Porong. Serta muncul banyak jenis bibit penyakit yang mematikan.

Baca Juga:Awas! Kemungkinan Gempa Dahsyat 8,7 SR di Jawa dan Berpotensi Tsunami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak