Menyambut Lailatul Qadar, Santri di Solo Membaca Al Quran Gunakan Sentir

Membaca Alquran dengan tradisi menggunakan sarana sentir dan lilin ini memiliki filosofi, yakni memberi penerangan.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 05 Mei 2021 | 03:20 WIB
Menyambut Lailatul Qadar, Santri di Solo Membaca Al Quran Gunakan Sentir
Tradisi unik dalam menyambut malam Lailatul Qadar dilakukan para santri dari Pondok Pesantren Baitul Mustofa, Solo dengan membaca kitab Alquran dengan penerangan kuno sentir, Selasa (4/5/2021) malam. [Suara.com/Budi Kusum]

SuaraSurakarta.id - Malam Lailatul Qadar 2021 bisa jadi merupakan malam yang paling ditunggu-tunggu saat bulan Ramadhan. Terdapat banyak keutamaan malam Lailatul Qadar.

Ada tradisi unik dalam menyambut malam itu yang dilakukan para santri dari Pondok Pesantren Baitul Mustofa, Solo. Mereka terus menjalankan tradisi membaca kitab Alquran dengan penerangan kuno yaitu sentir, Selasa (4/5/2021) malam. 

Mereka membaca ayat suci itu di teras pondok yang berada di Kelurahan Mojosongo, atau sisi utara Kota Bengawan.

"Membaca Alquran ini untuk menyambut malam Lailatul Qadar. Kalau di Keraton Surakarta ada tradisi malam selikuran," ungkap pengawas Yayasan Baitul Mustofa, Ngadiyo Ahmad Hadinakarim saat berbincang di lokasi.

Baca Juga:Ramadhan ke-22, Ini Jadwal Buka Puasa di Surakarta dan Sekitarnya

Dia menceritakan, membaca Alquran dengan tradisi menggunakan sarana sentir dan lilin ini memiliki filosofi, yakni memberi penerangan. 

Ngadiyo berharap, deengan simbol sentir diharapkan para remaja dan anak-anak memberikan penerangan antarsesama umat manusia.

"Sehingga dapat memberikan kesejukan kepada masyarakat. Sedangkan kegiatan ini sejak tahun 2013. Tapi masa pandemi, tahun lalu dihentikan," tuturnya.

"Sekarang kembali diselenggarakan dengan jumlah terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan," tambah dia.

Dalam kesempatan itu salah satu santri Arden Saputra, mengaku sudah tiga kali ini mengikuti bacaan Alquran setiap ramadhan dengan puluhan peserta lainnya. 

Baca Juga:Catat! Gibran Larang Warga Takbiran Keliling dan Salat Id di Lapangan

Meski era sekarang sudah modern, Arden menyebut membaca Al Quran disaat bulan Ramadhan menggunakan penerangn sentir menambah khusyuk.

"Bacaan surat di Aluran sudah ditentukan. Nanti tinggal gantian yang membaca. Meski memakai lampu sentir , namun tetap kelihatan terang," jelasnya.

Kontributor : Budi Kusumo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak