alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mudik Lebaran Dilarang, 317. 952 Orang Sudah Masuk ke Jawa Tengah

Budi Arista Romadhoni Rabu, 28 April 2021 | 11:38 WIB

Mudik Lebaran Dilarang, 317. 952 Orang Sudah Masuk ke Jawa Tengah
Ilustrasi mudik lebaran. [Shutterstock]

Meski mudik lebaran dilarang, masyarakat pulang kampung lebih awal

SuaraSurakarta.id - Mudik lebaran dilarang oleh pemerintah pusat dan daerah. Namun, pemudik pasti akan nekat melakukan perjalanan merayakan lebaran di kampung halaman.  

Dilansir dari Solopos.com, dua pekan menjelang pemberlakuan larangan mudik atau memasuki masa pengetatan mudik Lebaran 2021, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belum mencatat adanya lonjakan pemudik yang datang ke wilayahnya.

Meski dilarang melakukan mudik lebaran, Pemprov Jateng mencatat terdapat 317.952 pemudik memasuki Jateng.

Data Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng mencatat selama bulan puasa atau mulai tanggal 13-26 April 2021, jumlah warga yang tiba ke Jateng mencapai 317. 952 orang.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Epidemiolog Minta Larangan Mudik Lebaran Diterapkan

Jumlah ini lebih sedikit dengan warga yang pergi dari wilayah Jateng selama periode ini, yakni sekitar 356.197 orang.

Mereka datang ke Jateng dengan menggunakan berbagai moda transportasi, mulai dari pesawat udara, kapal laut, kereta api, hingga moda transportasi darat baik umum maupun milik pribadi.

“Jumlah yang masuk maupun yang datang, masih banyakan yang masuk. Meski demikian, kita tetap lakukan pengetatan sebagai tindak lanjut larangan mudik tahun ini,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng, Henggar Budi Anggoro, Senin (26/4/2021).

Henggar mengatakan pengetatan larangan mudik diberlakukan Pemprov Jateng sejak 22 April 2021, atau semenjak diterbitkannya adendum SE Satgas Covid-19 No.8/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Ramadan.

Upaya pengetatan itu dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan-kendaraan dari luar daerah yang masuk ke Jateng di 14 posko perbatasan.

Baca Juga: Dear ASN Pemkot Pekanbaru, Nekat Mudik Terancam Turun Pangkat

“Upaya pengetatan sudah kita lakukan di pintu-pintu masuk sejak 22 April. Di beberapa titik, kendaraan dari luar Jateng dihentikan. Penumpangnya kita cek. Kalau tidak dilengkapi hasil antigen Covid-19 akan kita tes. Kalau negatif, kita perbolehkan melanjutkan perjalanan,” terangnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait