Nantinya timur masjid akan ada boulvard, sedangkan di sisi depan akan dibangun air mancur yang dikombinasikan dengan tanaman-tanaman khas Solo. Masjid ini akan menjadi monumen persahabatan antara Solo-Indonesia dengan Uni Emirat Arab (UEA).
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (kemenag) Jawa Tengah, Musta'in Ahmad saat ditemui belum lama ini mengatakan untuk pembangunan masjid 100 persen pembiayaan dari UEA. Nanti kalau sudah jadi akan diserahkan ke Pemerintah Indonesia.
"Kapan akan mulai dibangun, mereka yang akan menentukan. Kita tunggu saja," sambungnya.
Untuk persiapan sudah siap semua, seperti andalalin, izin mendirikan bangunan (IMB) sudah ada, tanahnya sudah bebas, apalagi sudah dilakukan peletakan batu pertama.
Baca Juga:Kisah Sate Jamu, Makanan Berbahan Daging Anjing yang Populer di Kota Solo
"Kemungkinan akan dibangun lebih cepat. Kita sudah dikasih tahu nanti masjidnya seperti ini bentuknya, maketnya sudah ada," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto