SuaraSurakarta.id - Kota Solo bakal memiliki Islamic Center. Rencananya, lokasi itu berada di bekas Depo Pertamina Gilingan, Banjarsari.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka bersama jajaran pemerintahan telah meninjau lahan seluas 2,9 hektar, Rabu (3/3/2021).
Masjid dan Islamic Center akan dibangun sebagai hadiah dari pangeran Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Nahyan untuk Presiden Joko Widodo. Nantinya masjid dan Islamic center ini akan menyerupai desain Grand Mosque yang ada di Abu Dhabi, UEA.
Pada kunjungan tersebut, Gibran mengecek persiapan peletakan batu pertama yang akan dilaksanakan pada Sabtu (6/3/2021) mendatang. Ia memastikan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 maka tamu undangan akan dibatasi sesuai protokol kesehatan.
Baca Juga:Benarkah Kaesang Pangarep yang akan Borong Saham Persis Solo?
"Tamu undangan disesuaikan protokol kesehatan. Minta tolong bisa sediakan media centre untuk wartawan dan pelaksanaan peletakan batu pertama kita siapkan fasilitas protokol kesehatan," kata Gibran.
Pemkot Surakarta menurut Gibran saat meninjau bekas depo pertamina tersebut mengatakan, juga menyediakan lahan untuk dibangun Islamic Center. Di sekitar lokasi RSJ atau daerah Kentingan, belakang kampus UNS.
"Kita dekatkan dengan kampus, nantinya kita berharap yang mengelola pihak akademisi," ungkap Gibran.
Sebelum itu, putra sulung Presiden Jokowi tersebut juga membuat gebrakan dengan menyikat bisnis prostitusi atau esek-esek. Gibran terjun langsung dalam razia di kawasan Kestalan, Banjarsari, Sabtu (27/3/2021).
Hasilnya, didapatkan 36 Pekerja Seks Komersial (PSK) yang terjaring dalam razia yang juga dipimpin Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.
Baca Juga:Unggah Blusukan di Medsos, Warganet Pengen Liat Gibran Bertemu Presiden