alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Menjerit dan Menangis, Ekspresi Lucu Wartawan Solo Saat Divaksin Covid-19

Ronald Seger Prabowo Selasa, 23 Februari 2021 | 19:42 WIB

Menjerit dan Menangis, Ekspresi Lucu Wartawan Solo Saat Divaksin Covid-19
Salah satu wartawan di Solo menerima suntikan vaksin Covid-19 di RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Selasa (23/2/2021). [Suara.com/dok]

Sekitar 60 wartawan dari berbagai media yang bertugas di Kota Solo telah menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo, Selasa (23/2/2021).

SuaraSurakarta.id - Sekitar 60 wartawan dari berbagai media yang bertugas di Kota Solo telah menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo, Selasa (23/2/2021).

Membawa tagline 'Wartawan Solo Wani Vaksin', puluhan awak media yang sudah terdaftar disuntik vaksin Sinovac sejak pagi hingga sore hari.

Unik bercampur lucu, beragam ekspresi para jurnalis membuat gelak tawa para tenaga kesehatan yang tengah bertugas sebagai vaksinator maupun mencatat daftar nama wartawan.

Mereka akhirnya merasakan rasanya jarum suntik vaksin Covid-19 Sinovac tersebut. Gelak tawa terjadi saat salah satu jurnalis Ichsan Kholif Rahman menutup mata saat jarum suntik menembus pori-pori kulitnya.

Baca Juga: Kerumunan saat Vaksinasi, Pedagang Tanah Abang: Mending Antre BLT

Dilansir AyoSemarang.com--jaringan Suara.com, wartawan salah satu media cetak tersebut menjerit dan menutup matanya hingga memeluk rekannya, Agung Santoso. Situasi ini pun menjadi hiburan tersendiri bagi nakes saat bertugas.

“Dari awal memang ada phobia dengan jarum suntik. Tapi saya beranikan untuk divaksin demi kebaikan bersama,” tuturnya.

Jurnalis perempuan, Ragil dan Shinta pun histeris serta menangis saat divaksin. Ekspresi berani ditunjukkan Iswara Bagus Novianto saat divaksin. Dengan tertawa, pria tambun ini disuntik sembari tertawa.

Ada beberapa jurnalis yang hampir saja gagal mengikuti vaksin ini dikarenakan saat diperiksa tekanan darah tengah tinggi. Dokter Adam pun menyarankan menunggu sejenak sembari tekanan darah normal.

“Ada pengalaman berbeda saat suntik vaksin bersama wartawan. Bisa tertawa, dan saya salut karena di tengah kesibukan menulis berita, teman-teman media tetap mengikuti program vaksinasi Covid-19,” ucap dokter Adam.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Warga Lanjut Usia

Humas PKU Muhmmadiyah Betty Andriani mengatakan alurnya sama dengan nakes seperti sebelumnya. Hari ini para jurnalis mendapatkan dosis pertama, sementara dosis kedua akan diberikan setelah 14 hari.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait