SuaraSurakarta.id - Ikatan Aktivis 98 Solo menilai polemik cuitan ujaran kebencian oleh pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda jadi ujian perdana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Seorang aktivis 98 Kota Solo bernama Ahmad Farid Umar Assegaf, dilansir dari Solopos.com--jaringan Suara.com bahkan meminta Polri bersikap tegas terhadap Adu Janda.
"Intinya saya minta kepada Kapolri baru, Pak Listyo Sigit Prabowo, ini ujian pertama untuk menangani masalah dengan serius. Abu Janda sudah sangat meresahkan. Pernyataan-pernyataannya provokatif,” kata Farid kepada Solopos.com, Selasa (2/2/2021).
Dia memaparkan, konten-konten Abu Janda di channel Youtube-nya selama ini sering kali membuat resah masyarakat.
Baca Juga:Kamis Lusa, Bareskrim Periksa Abu Janda Soal Kasus Evolusi Natalius Pigai
Terbaru, Abu Janda bahkan menyebut Islam agama pendatang, agama arogan, dan menghina Natalius Pigai. Pernyataan itu langsung menimbulkan kecaman dari berbagai pihak, termasuk para ulama dan ustaz.
Farid menilai kasus Abu Janda merupakan ujian pertama Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. Kapolri menurutnya harus bisa menunjukkan profesionalitas dengan bersikap adil dalam setiap kasus.
“Ini sudah sangat keterlaluan. Bila Abu Janda tak ditetapkan sebagai tersangka, ini naif. Berarti hukum tidak adil. Saya minta Abu Janda dijadikan tersangka, diseret ke pengadilan supaya tak terjadi gejolak di masyarakat,” urainya.
Sejatinya, apa yang disampaikan Ahmad Farid bertolak belakang degan para Ikatan Aktivis 98 di Jakarta yang siap membela Abu Janda.
Bahkan Ikatan Aktivis 98 akan mengerahkan 1.000 pengacara untuk membantu advokasi hukum terhadap Abu Janda di kepolisian.
Baca Juga:Dua Hari Lagi, Bareskrim Periksa Abu Janda Kasus Rasisme Natalius Pigai
Terkait perbedaan sikapnya dengan Ikatan Aktivis 98 yang menyatakan akan menyiapkan 1.000 pengacara untuk Abu Janda, Farid menyatakan tidak masalah. Menurutnya, ia mempunyai hak untuk mempunyai sikap yang berbeda.
“Kita semua tahu Abu Janda ini seperti apa. Bila teman saya di Jakarta mendukung sikap Abu Janda, boleh lah saya bersikap beda,” tegasnya.