Bio Farma akan Produksi 11 Juta Dosis Vaksin Covid-19 pada 13 Februari

Overfill adalah ekstra volume yang diberikan oleh Sinovac untuk mengantisipasi proses produksi di Bio Farma.

Siswanto
Selasa, 02 Februari 2021 | 12:27 WIB
Bio Farma akan Produksi 11 Juta Dosis Vaksin Covid-19 pada 13 Februari
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

SuaraSurakarta.id - Bio Farma akan memproduksi 11 juta dosis bahan baku vaksin COVID-19 yang datang pada Selasa (2/2/2021) untuk menjadi vaksin pada 13 Februari 2021.

"Untuk yang kedatangan pada hari ini akan mulai diproses untuk produksi pada tanggal 13 Februari dan diharapkan selesai pada 20 Maret 2021," ujar juru bicara Bio Farma Bambang Heriyanto di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, hari ini.

Menurut Bambang, pada hari ini Indonesia telah menerima kembali bahan baku vaksin COVID-19 gelombang kedua dari Sinovac sebanyak 10 juta dosis dengan tambahan overfill satu juta dosis sehingga total sebanyak 11 juta dosis.

Sebelumnya, pada tanggal 12 Januari 2021 Indonesia juga telah menerima kembali 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku atau bulk dengan tambahan overfill 1,5 juta dosis.

Baca Juga:Kemenkes: 500 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin Covid-19

"Untuk bahan baku gelombang pertama atau kedatangan tahap ketiga vaksin COVID-19 yang telah tiba sebanyak 15 juta dosis sudah mulai diproses di Bio Farma dengan target produksi sekitar 13 batch atau setara 13 juta dosis," kata Bambang.

Diperkirakan, kata dia, akan selesai produksi untuk yang 15 juta dosis pada tanggal 11 Februari 2021.

Overfill adalah ekstra volume yang diberikan oleh Sinovac untuk mengantisipasi proses produksi di Bio Farma.

Kedatangan bulk vaksin COVID-19 dari Sinovac merupakan komitmen pemerintah Indonesia untuk percepatan program vaksinasi dengan mendatangkan produk vaksin Sinovac sebanyak 3 juta dosis dengan nama CoronaVac yang diperuntukkan untuk 1,5 juta tenaga kesehatan.

"Bahan baku yang sudah kita terima pada hari ini merupakan bagian dari bahan baku yang didatangkan dari Sinovac sebanyak 140 juta dosis untuk tahun ini, yang pengirimannya akan dilakukan secara bertahap hingga Juli 2021, di mana sebelumnya direncanakan pada November 2021. Ini ada percepatan maju ke Juli 2021," kata Bambang. [Antara]

Baca Juga:Vaksin Valneva, Seberapa Efektif Lawan Virus Corona Covid-19?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak