Waspada Bencana Banjir, Cuaca Ekstrem Masih Terjadi di Solo Raya

BMKG merilis peringatan dini terjadinya cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:06 WIB
Waspada Bencana Banjir, Cuaca Ekstrem Masih Terjadi di Solo Raya
Ilustrasi angin kencang disertai hujan lebat, badai. (Shutterstock)

SuaraSurakarta.id - Hujan lebat diprediksi masih akan terus terjadi di Wilayah Jawa Tengah. Potensi terjadinya bencana alam banjir dan tanah longsor masih harus diwaspadai. 

Melihat kondisi tersebut, Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memprakirakan dalam periode 23-25 Januari 2021 potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jawa Tengah.

Untuk tanggal 23 Januari, potensi cuaca ekstrem ada di Cilacap, Kebumen, Banyumas, Brebes, Wonosobo, Temanggung, Kab/Kota Magelang, Banjarnegara, Boyolali, Kab/Kota Semarang, Salatiga, Klaten, Surakarta, Sragen, Karanganyar, Wonogiri dan sekitanya.

"Lalu di tanggal 24 Januari, potensinya ada di Wonosobo, Temanggung, Kab/Kota Magelang, Banjarnegara, Boyolali, Kab/Kota Semarang, Salatiga, Batang, Kendal, Klaten, Sragen, Wonogiri, Karanganyar, Sukoharjo, Surakarta, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Pekalongan dan sekitanya," ujar Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang Sutikno dilansir dari Ayosemarang.com, Sabtu (23/1/2021).

Baca Juga:Pernah Memiliki Panti Pijat, Perampok Bersenjata Api di Semarang Ditangkap

Sedangkan tanggal 25 Januari, potensi cuaca ekatrem dipredikasi terjadi di Brebes, Temanggung, Kab/Kota Magelang, Salatiga, Kab/Kota Semarang, Salatiga, Wonosobo dan sekitarnya.

Maka dari itu BMKG Ahmad Yani Semarang mengeluarkan peringatan dini adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Jateng untuk 3 hari ke depan.

Berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya sirkulasi siklonik di selatan Indonesia yang memicu terbentuknya belokan angin dan pertemuan angin di wilayah Jawa Tengah.

"Kondisi tersebut didukung dengan  massa udara yang labil serta kelembapan udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas sehingga mendukung proses pembentukan awan hujan di Jawa Tengah," ucapnya. 

Baca Juga:Tren Ibu Digugat Anak Kandung, Psikolog: Maaf Hewan Saja Tak Seperti Itu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak