Wakil Bupati Klaten Terpilih Dilaporkan Polisi, Diduga Kasus Penipuan

Wakil Bupati Klaten Terpilih Yoga Hardaya, kasus tersebut dilaporkan warga Sleman dalam kasus dugaan penipuan di Polres Sleman

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 23 Januari 2021 | 15:55 WIB
Wakil Bupati Klaten Terpilih Dilaporkan Polisi, Diduga Kasus Penipuan
Wakil Bupati terpilih di Pilkada 2020, Yoga Hardaya (kanan) berpose dengan kuasa hukumnya di Jonggrangan, Klaten Utara, Sabtu (23/1/2021). (Solopos.com)

Pengakuaan Yoga Hardaya

Surat pernyataan ditandatangani Ari Kurniawan dan istrinya, yakni Yuniar Prameswari di hadapan notaris. Setelah dua bulan berlangsung, ternyata Ari Kurniawan tak segera menyerahkan kunci rumahnya. Hingga sekarang, kunci rumah masih dibawa Ari Kurniawan

"Saya itu urusannya dengan Ari Kurniawan. Jadi bukan dengan Yuniar. Yuniar selaku istri turut menyetujui. Di sini, tidak ada itikad untuk mempermainkan. Justru saya yang dipermainkan di sini. Saya belum pernah memegang kunci rumah hingga sekarang. Di situ, jual beli. Bukan urusan utang-piutang. Saya sebenarnya jadi korban, malah diputarbalikkan seperti itu," kata Yoga Hardaya.

Hal senada dijelaskan Nata Dwinugraha Saputra, selaku kuasa hukum Yoga Hardaya. Pembelian tanah dan bangunan yang dilakukan kliennya telah benar dan sah di mata hukum. Hal itu juga berdasarkan fakta-fakta yuridis.

Baca Juga:Warga Boyolali Alami Iritasi Mata Dampak Hujan Abu Erupsi Merapi

"Akta jual beli diteken penjual dan pembeli dan tidak pernah ada sanggahan atau keberatan. Dalam proses balik nama pun, tidak ada satu pun surat sanggahan. Di situ ada juga surat kesanggupan dari penjual terkait pengosongan rumah. Ini sifatnya legalisasi. Dengan mengetahui kronologi itu, kami siapkan langkah-langkah hukum. Terhadap laporan itu, pasti kami tuntut balik, soalnya sudah ada fitnah dan merugikan klien kami," kata Nata Dwinugraha Saputra.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini