Pasutri Bakul Satai Bersyukur PPKM Direvisi Usai Adu Mulut dengan Bupati

Pasutri bakul satai Anggit Suseno dan Ika Putri viral usai beradu mulut dengan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya tentang PPKM.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sabtu, 16 Januari 2021 | 15:41 WIB
Pasutri Bakul Satai Bersyukur PPKM Direvisi Usai Adu Mulut dengan Bupati
Pasangan suami istri Anggit dan Ika, pedagang satai kambing di Marki Food Center yang sempat adu mulut dengan Bupati Sukoharjo dan viral di medsos. (Solopos/Indah Septiyaning W)

SuaraSurakarta.id - Pemkab Sukoharjo telah merevisi aturan PPKM, khususnya jam operasional usaha kuliner.

Kebijakan itu disambut baik pasangan suami istri atau pasutri bakul satai kambing di Marki Food Center Dompilan, Sukoharjo, Anggit Suseno dan Ika Puri Sulistianingsih.

Seperti diketahui, keduanya jadi sorotan setelah beradu mulut dengan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya videonya viral di media sosial. Mereka mengeluhkan kebijakan PPKM yang tidak adil bagi usaha kuliner yang baru buka malam hari. Sedangkan aturan PPKM melarang aktivitas warga pukul 19.00 WIB.

Kekinian, pasutri Anggit dan Ika menyatakan siap mematuhi aturan baru PPKM yang telah direvisi, dimana hanya diperbolehkan menerima pesan antar ojek online (ojol) mulai pukul 19.00 WIB.

Baca Juga:8 Santriwati di Colomadu Karanganyar Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Di atas jam tujuh malam kursi dan bangku sudah kita masukkan ke dalam toko. Masak pesanan juga di dalam. Kami hanya menerima pesan antar ojol saja," kata Ika, seperti dikutip dari Solopos.com, media jejaring Suara.com.

Ia mengaku tempat usahanya mulai ramai lagi didatangi pembeli, akibat revisi PPKM.

"Sekarang mulai ramai lagi seperti sebelum PPKM. Mudah-mudahan seperti ini terus," kata Ika.


Baik Ika dan suaminya, awalnya tak menyangka jika video keributan dengan bupati viral dan mejadi sorotan publik. Sebab, Ia hanya menyampaikan keluh kesah pedagang kuliner di Sukoharjo yang terdampak pandemi Covid-19.

Ika baru menjalankan usaha kulinernya itu sekitar 15 hari di Marki Food Center Dompilan, Sukoharjo. Mereka kini menerima berkah setelah viral.

Baca Juga:27 Orang terkonfirmasi Positif dari Klaster Pesta Pernikahan di Karanganyar

"Saya bersyukur suara wong cilik seperti kami ini akhirnya didengar bupati," tambah Anggit.

Pria berambut gondrong ini pun menceritakan saat awal keributan itu terjadi. Saat itu dirinya tengah memasak pesanan salah satu konsumennya. Sementara pelaku usaha kuliner lain yang berada di Marki Food Center tengah duduk-duduk. Hari itu kondisinya sepi pembeli. Sejak diberlakukan PPKM, pembeli menurun drastis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak