Pemkot Solo Plin-plan Soal Kebijakan Karantina Pemudik

Sebelumnya Pemkot Solo berencana membikin posko di terminal, stasiun, maupun bandara guna menyortir pemudik yang akan menjalani karantina, namun hal itu batal dilakukan

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 17 Desember 2020 | 06:54 WIB
Pemkot Solo Plin-plan Soal Kebijakan Karantina Pemudik
Ilustrasi isolasi atau karantina COVID-19 - (Pixabay/fernandozhiminaicela)

SuaraSurakarta.id - Sikap plin-plan kembali dilakukan Pemerintah Kota (Surakarta) berkait kebijakan karantina pemudik saat akhir tahun ini.

Setelah sebelumnya berencana membuat posko di terminal, stasiun, maupun bandara guna menyortir pemudik yang akan menjalani karantina di Solo Technopark. Namun, rupanya kebijakan tersebut dibatalkan. 

Dilansir dari Solopos.com media jaringan Suara.com, Pembatalan itu langsung disampaikan oleh Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo pada Rabu (16/12/2020).

Pemkot selanjutnya akan mengoptimalkan program Jaga Tangga untuk mengawasi arus pemudik.

Baca Juga:Pemkot Solo Bikin Bingung, Wisatawan Terlanjur Kabur

Menurutnya, pendirian posko tak efektif terkait kebijakan karantina pemudik lantaran banyak yang menjadikan Solo sebagai kota transit sebelum ke daerah tujuan.

“Pemudik lapor wajib RT/RW. Kemudian, Jogo Tonggo yang akan melapor ke Satuan Petugas [Satgas] Penanganan Covid-19. Lalu pemudik itu kami jemput ke lokasi karantina Solo Technopark [STP]. Di bandara dan stasiun, ada yang mampir ke Solo kemudian ganti kendaraan ke daerah tujuan. Jadi tujuan akhirnya bukan Solo,” katanya.

Rudy, sapaan akrabnya, kembali menegaskan kebijakan karantina hanya berlaku untuk pemudik. Bagi wisatawan, pekerja, dan pelaku bisnis, kebijakan itu tidak berlaku. Namun, ia meminta agar mereka menginap di hotel.

Tempat Wisata Buka

Jika mereka singgah atau mampir ke rumah keluarga mereka di Solo, kebijakan bagi mereka sama seperti pemudik yakni menjalani karantina. Hotel, sambungnya, sudah menerapkan protokol kesehatan dari saat mereka tiba pada pintu masuk.

Baca Juga:Solo Tebar Ancaman Karantina, Jogja Gelar Karpet Merah untuk Wisatawan

Dengan begitu manajemen hotel sudah ikut menekan persebaran virus SARS CoV-2.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak