Muscab Peradi Surakarta 2020 Bakal Terapkan Prokes Ketat, Ini Mekanismenya

"Kita menyewa empat ruangan agar jaga jarak tetap terjaga."

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 16 Desember 2020 | 11:05 WIB
Muscab Peradi Surakarta 2020 Bakal Terapkan Prokes Ketat, Ini Mekanismenya
Ilustrasi penerapan protokol kesehatan [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraSurakarta.id - Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Cabang Surakarta bakal memilih pimpinan baru mereka dalam agenda Musyawarah Cabang (Muscab) Peradi Surakarta Sabtu (19/12/2020) besok. 

Diharapkan ketua yang terpilih nantinya bisa semakin mengembangkan nama Peradi Surakarta periode 2020-2025.

Ketua panitia acara Song Sip menjelaskan, acara yang nantinya berlangsung di Lorin Hotel, Karanganyar itu bakal menerapkan standart protokol kesehatan cukup ketat.

Dimulai dari pengecekan menggunakan masker selama acara serta mengatur jarak peserta, hingga penyediaan cuci tangan dan handsanitizer. 

Baca Juga:Habib Rizieq Dipenjara di Sel Tahanan yang Sama Tahun 2008

"Kita menyewa empat ruangan agar jaga jarak tetap terjaga. Kemudian nanti proses voting satu persatu kita bagi dua kloter," kata Song Sip, Rabu (16/12/2020).

Ketua panitia acara Song Sip mengatakan nantinya proses pemilihan ketua dilakukan secara voting. Ada 550 anggota yang nantinya memiliki hak suara dalam pemilihan. 

Ketua sendiri sendiri dipilih setelah calon memperoleh suara 51 persen dari peserta yang hadir.

"Apabila nanti dari keempat calon ini tidak sampai 51 persen, mana dua nama yang memperoleh suara terbanyak akan dilakukan pengambilan voting putaran kedua saat itu juga untuk menentukan siapa calon terpilih dan langsung dilantik," paparnya.

Sementara itu Ketua Steering Commitee Muscab, Alqaf Hudaya mengatakan ada empat calon yang akan bertarung akhir pekan ini. 

Baca Juga:Terungkap, Rizieq Ditahan di Sel yang Pernah Ditempatinya 2008 Silam

Mereka adalah Zainal Abidin, Kadi Sukarna, Kusuma Retnowati, serta calon Pertahana, M Badruz Zaman. Mereka semua telah menandatangai pakta intergritas dimana siap bersaing secara sehat dalam perebutan suara.

"Terpenting dalam pakta intregitas ini para calon dilarang keras menggunakan money politik dalam bentuk apapun untuk mememnangakn suara. Apabila hal tersebut terjadi, maka kemenganya akan dianulir," tegas dia.

Kontributor: RS Prabowo

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak