- Wali Kota Solo Respati Ardi menyatakan keluarganya termasuk ahli waris lahan sengketa Sriwedari pada Jumat, 18 September 2026.
- Respati telah meminta ibu dan keluarga besarnya untuk menolak hak waris serta menyerahkan lahan tersebut kepada Pemkot Solo.
- Pemerintah Kota Solo berkomitmen menata kawasan Sriwedari menjadi taman terbuka untuk umum bagi seluruh warga setelah resmi memilikinya.
SuaraSurakarta.id - Keluarga Wali Kota Solo Respati Ardi dikabarkan merupakan salah satu termasuk ahli waris lahan Sriwedari yang saat ini masih menjadi sengketa.
Namun, Respati telah meminta keluarganya untuk bisa melepas dan menyerahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.
"Memang saya mendengar dan mengetahui sebelum-sebelumnya ibu saya pernah didatangi dan menjadi salah satu ahli waris. Ibu saya yak, ibu saya masih sugeng (hidup)," terang Wali Kota Solo Respati Ardi saat ditemui, Jumat (18/9/2026).
Respati menjelaskan sudah mengonfirmasikan ke ibunya maupun keluarga besar agar melakukan penolakan waris. Tidak hanya itu tapi juga agar menyerahkan ke pemkot.
"Tapi saya sudah mengonfirmasi ke ibu saya, ke semuanya, ke keluarga besar untuk melakukan penolakan waris dan menyerahkan ini kepada pemerintah kota," jelasnya.
Respati dengan tegas berkomitmen akan melakukan penataan di lahan Sriwedari jika sudah dimiliki pemkot. Itu nanti akan terbuka untuk umum dan milik warga Solo.
"Dan tentunya ini komitmen kami jika sudah ini dimiliki oleh pemerintah kota, akan melakukan penataan kawasan Sriwedari. Dan itu taman milik warga Solo terbuka untuk umum, pasti kita lebih tahu kemanfaatannya jika ini dimanfaatkan untuk umum," papar dia.
"Tapi jika nanti dimanfaatkan oleh warga atau kelompok tertentu pasti akan ada nilai ekonomi yang didapatkan," lanjutnya.
Menurutnya tanah Sriwedari ini milik Pemkot tentunya kalau milik Pemkot adalah milik warga Solo pada umumnya.
Baca Juga: Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!
"Dan tamannya seluruh warga Solo dan semua bisa menikmati Sriwedari ke depannya," ujar dia.
Respati menegaskan kalau keluarganya sudah melakukan penolakan waris dan menyerahkan kepada pemkot.
"(Berati sebagian ahli waris sepakat kalau ini milik pemkot) Ya kalau kami, orang tua kami itu sudah melakukan penolakan waris. Kita serahkan kepada pemerintah kota," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
Terkini
-
Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya