Budi Arista Romadhoni
Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB
Suasana PGS banyak kios-kios yang sudah tutup. Tampak pedagang sedang membereskan barang dagangannya. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Pusat Grosir Solo ditutup permanen pada Rabu, 5 Agustus 2026 akibat manajemen mengalami kepailitan resmi.
  • Ribuan karyawan terancam pemutusan hubungan kerja dan ratusan pedagang harus segera mengemas barang dagangannya.
  • Para pedagang memilih pindah ke lokasi lain seperti Batik Trade Center dan Pasar Klewer.

Sementara itu pedagang lain, Indra mengatakan sebenarnya sudah dari tahun lalu mestinya sudah tutup. Cuma ada perpanjang jangka pendek 6 bulan.

"Itu sebenarnya sudah dari tahun lalu ya, sudah tutup semestinya. Cuma kan ada nego-nego bentar, masih bisa proses perpanjang masa sewa pendek 6 bulan ternyata situasinya ada permasalahan di internal PGS," paparnya.

Dikatakannya ini semuanya kontraknya sudah habis dan sekarang bangunannya sudah masuk penyitaan kurator. Ini pedagang sudah harus menggosongkan kiosnya.

"Pedagang pindah paling banyak ke BTC, lainnya mungkin antara Klewer, rumah sendiri atau beralih profesi. Saya pindah di BTC," imbuh dia.

Para pedagang masih khawatir dengan tutupnya PGS. Karena pelanggan-pelanggan itu jujugnya langsung ke PGS dulu sebelum ke yang lainnya.

"Paling banyak pelanggan ke PGS dulu, karena nyaman, tidak sumuk atau berdesak-desakan. Tempat belanja paling nyaman itu yang PGS," jelasnya. 

Pedagang itu harapnya terus lanjut di sini tidak mau pindah, bahkan kalau ke depan hidup lagi malah pengin kembali. 

"Banyak pedagang yang tidak ingin pindah dari sini. Berharap nanti bisa balik lagi ke sini. Ini kan sudah jadi icon Kota Solo dan jadi tempat wisata," tandas dia. 

Hendra menambahkan harga sewa di PGS itu terus naik dari awal tahun kemarin. Mungkin tahu PGS akan tutup, sudah ancang-ancang dinaikan terus. Dari awalnya ada yang Rp 18 juta per meternya jadi Rp 30 juta.

Baca Juga: Baliho Ulang Tahun Jokowi di Solo Tuai Polemik, DPRD Curigai Penggunaan Dana APBD

"Jadi per 31 Juli 2026 kemarin sudah terakhir. Diberi waktu beberapa hari ini menggosongkan kios," pungkasnya. 

Kontributor : Ari Welianto

Load More