Budi Arista Romadhoni
Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB
Tim KPK saat keluar dan membawa koper dari rumah milik Bupati Sukoharjo non aktif Etik Suryani di Laweyan. [Suara.com/Ari Welianto]
Baca 10 detik
  • Tim KPK melakukan penggeledahan di rumah orang tua Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani di Solo pada Kamis, 16 Juli 2026.
  • Proses penggeledahan rumah yang saat ini ditempati adik Etik Suryani tersebut berlangsung selama 1,5 jam mulai pukul 09.30 WIB.
  • KPK berhasil menyita dua koper berisi logam mulia emas seberat 2,5 kilogram dan sejumlah uang dari dalam brankas rumah.

SuaraSurakarta.id - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah rumah di daerah Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Kamis (16/7/2026).

Rumah berwarna merah yang berada di RT 02 RW 05 Kampung Jagalan tersebut diketahui rumah milik orang tua Bupati Sukoharjo non aktif Etik Suryani. Sekarang rumah tersebut ditempati adiknya Etik Suryani bernama Erwan.

Pada jendela rumah terdapat stiker yang sudah usang bergambar Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Informasi yang diterima, tim KPK tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung menuju dan masuk. Pantauan di lapangan aparat kepolisian berjaga di sekitar rumah. 

Penggeledahan berlangsung sekitar 1,5 jam, selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Saat keluar KPK membawa dua koper berwarna abu-abu dan langsung dimasukan ke mobil.

"Datang jam 09.30 tadi. Langsung menuju rumah," ujar salah satu warga berinisial E saat ditemui di lokasi, Kamis (6/7/2026).

Menurutnya tidak tahu menahun kalau yang datang itu tim KPK. Tidak tahu juga kedatangan ke sini untuk melakukan penggeledahan.

"(Tahu mboten itu tim KPK) Wah saya nggak tahu soalnya saya jualan dan parkir," katanya. 

Dikatakannya kalau rumah tersebut milik orang tua Etik Suryani, tapi sekarang ditempati adiknya. Dulu Etik sempat tinggal di sini sebelum akhirnya pindah.

Baca Juga: Usai Diperiksa Semalaman, Bupati Sukoharjo Dibawa KPK ke Jakarta

"Iya ini rumah orang tua Bu Etik. Kecilnya Bu Etik memang tinggal di sini. Semenjak kerja tidak tinggal di sini lagi," ungkap dia.

Diakuinya kalau adiknya sering keluar dan kumpul bareng warga. Apalagi di dekat rumahnya ada wedangan.

"Kalau kumpul sering, apalagi Pak Erwan itu jual beli mobil bekas jadikan banyak teman. Sering ke wedangan juga," pungkasnya.

Seperti diketahui, rumah tersebut tempat menyimpan emas 2,5 kg dan sejumlah uang yang diduga milik Etik Suryani. KPK pun berhasil menyita logam mulia emas di brankas.

Kontributor : Ari Welianto

Load More