- Baliho Menbud Fadli Zon dan tokoh keraton dipasang di Gladak, Surakarta, pada Sabtu malam, 6 Juni 2026.
- Pemasangan tersebut bertujuan mempublikasikan SK Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026 mengenai status Cagar Budaya Nasional.
- Langkah ini menjadi simbol revitalisasi Keraton Surakarta serta penguatan hubungan strategis antara keraton dan pemerintah Indonesia.
SuaraSurakarta.id - Baliho menampilkan Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon, Pelaksana Pelestarian Pengembangan dan Pemanfaatan KCB KGPH Panembahan Agung Tedjowulan dan Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) GKR Koes Moertiyah Wandansari (Gusti Moeng) terpasang di kawasan Gladak pintu masuk sisi utara Keraton Kasunanan Surakarta.
Pemasangan baliho tersebut bersebelahan dengan baliho bergambar SISKS Paku Buwono (PB) XIV Hangabehi.
Dalam baliho tersebut terdapat tulisan "Cagar Budaya Nasional Karaton Surakarta Wajib Dilestarikan". Informasinya baliho tersebut dipasang pada, Sabtu (6/6/2026) malam.
"Itu dipasang sabtu malam," ujar salah satu warga, Fernando, Senin (8/6/2026).
Menurutnya kalau baliho yang bergambar PB XIV Hangabehi sudah dipasang agak lama. Tapi itu dipasang di sebelah timur di kawasan Gladak.
"Itu agak lama dipasangnya," katanya.
Sementara itu Juru Bicara KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, Kanjeng Pakoenegoro mengatakan merupakan bahwa pemasangan baliho tersebut merupakan salah satu wahana publikasi atas terbitnya Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2026.
"Itu salah satu publikasi Surat Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2026," terangnya.
Pakoenegoro menjelaskan Gusti Tedjowulan juga mengusulkan ada baliho tentang kegiatan revitalisasi dan kegiatan kebudayaan di Keraton.
Baca Juga: Viral Video Panggung Sangga Buwono Keraton Solo Rusak Usai Direvitalisasi
Jadi masyarakat bisa mendapatkan informasi dan dapat mengikuti perkembangan kemajuan Keraton dengan baik.
"Sesuai arahan dari Kementerian Kebudayaan itu untuk mengutamakan revitalisasi Keraton Kasunana sebagai Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional. Maka publikasi yang baik menjadi prioritas," jelas dia.
Terpisah Kerabat Keraton Surakarta, KP Eddy Wirabhumi menegaskan bahwa hubungan antara keraton dan negara memiliki arti strategis dalam menjaga ketahanan budaya bangsa. Bahwa budaya merupakan salah satu unsur penting dalam sistem pertahanan nasional yang tidak boleh diabaikan.
“Ini adalah menyambungkan hubungan keraton dengan negara, keraton dengan pemerintah. Memang dimulai dari Kementerian Kebudayaan, tetapi jangan lupa bahwa di antara elemen-elemen penting pertahanan negara, pertahanan budaya justru menempati posisi yang sangat penting,” ungkapnya.
Eddy menyebut yang lebih penting dari sekadar pemasangan baliho itu adalah pesan dan tujuan yang hendak dicapai, yakni penguatan peran Keraton sebagai pusat budaya nasional.
Terjalinnya kembali komunikasi dan hubungan antara Karaton dengan pemerintah telah menghasilkan langkah nyata berupa revitalisasi kawasan keraton, baik secara fisik maupun nonfisik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Air Makin Langka, Warga Sukoharjo Terpaksa Mandi Sehari Sekali demi Berhemat
-
Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8
-
Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi