- Ketua Pasbata Jateng Danang HS mengkritik narasi politisasi sepeda hemat energi milik Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
- Danang menegaskan penggunaan sepeda tersebut bukan pelanggaran LHKPN karena terdapat mekanisme pelaporan aset yang diatur resmi.
- Pemerintahan Ahmad Luthfi tetap fokus menjalankan berbagai program strategis pro-rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.
SuaraSurakarta.id - Ketua DPD Pasbata Jawa Tengah Danang HS menilai narasi yang berkembang di publik cenderung dipelintir dan diarahkan untuk membentuk sentimen negatif terhadap Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Pasalnya sepeda untuk kampanye hemat energi, malah digeser ke persoalan lain bahkan sampai pada pelaporan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
"Aneh, sepeda untuk kampanye hemat energi malah digeser-geser ke ranah politik. Padahal itu pesan hidup sehat, bukan bahan konflik. Setiap ada celah sekecil apa pun, langsung dipelintir, digoreng, dan diputar ulang di media sosial sampai jauh dari konteks aslinya," kata Danang, Rabu (15/4/2026).
Danang juga meminta publik untuk tidak langsung menyimpulkan negatif terhadap penggunaan sepeda tersebut, yang menurutnya bisa saja merupakan bagian dari kampanye gaya hidup sehat dan hemat energi, atau bentuk dukungan dari pihak tertentu.
“Ini bukan lagi soal sepeda, tapi soal bagaimana narasi bisa dibentuk: dari kegiatan sederhana jadi isu besar yang dipaksakan. Kadang yang viral bukan peristiwanya, tapi cara sebagian orang membingkainya agar terlihat kontroversial,” tandasnya.
Terkait isu LHKPN, ia menegaskan bahwa pelaporan aset pejabat negara memiliki mekanisme dan waktu pelaporan tersendiri, sehingga tidak bisa langsung disimpulkan sebagai pelanggaran.
Ia juga menyebut kemungkinan sepeda tersebut baru diperoleh atau merupakan bentuk kerja sama promosi, bisa jadi sepeda pinjaman atau dipinjamin .
“Bisa jadi baru beli atau menjadi ambassadornya, jadi wajar kalau belum masuk laporan,” tuturnya.
Danang menambahkan, selama kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen, telah meraih sejumlah capaian di berbagai sektor. Mulai dari menjalankan penanganan bencana secara komprehensif, termasuk penguatan infrastruktur, peningkatan investasi, serta kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Baca Juga: Rapor Setahun Ahmad Luthfi-Taj Yasin, Pemerhati Jateng: Pembangunan Harus Berkelanjutan
Sejumlah program pro-rakyat juga terus digulirkan, seperti layanan pemeriksaan kesehatan gratis melalui Dokter Spesialis Keliling (Speling), pendidikan gratis melalui Sekolah Kemitraan, beasiswa santri, serta perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembangunan Rumah Rakyat.
Keduanya juga memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui konsep collaborative government dengan melibatkan pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, dunia usaha, investor, daerah tetangga, hingga mitra internasional, sebagai upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah secara berkelanjutan.
“Di tengah dinamika yang ada, program prioritas tetap berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di berbagai sektor," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
-
PSI Klaim Jokowi Effect Mulai Terasa, 6.000 Warga Lampung Daftar Jadi Anggota
-
Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya
-
Putra Surakarta Siap Berlaga di Piala Soeratin Jateng, Turunkan Tim di Tiga Kelompok Usia
-
KPK Kembali Geledah Kantor Bupati Sukoharjo, Keluar Bawa 3 Koper