- Calon mahasiswa FK UNS wajib menyiapkan dana IPI sebesar Rp25 juta hingga Rp269,9 juta saat masuk kuliah.
- Mahasiswa perlu membayar UKT setiap semester dengan nominal tertinggi mencapai Rp21,8 juta selama masa studi delapan semester.
- Total biaya pendidikan jalur mandiri di FK UNS dapat mencapai sekitar Rp444,4 juta hingga lulus sarjana nanti.
SuaraSurakarta.id - Bagi Anda yang berminat melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) tahun 2026, penting untuk memperhitungkan biaya kuliah yang cukup tinggi, terutama jika Anda masuk di kelompok biaya tertinggi. Berdasarkan data penetapan biaya tahun 2024 dan estimasi 2025, berikut adalah rincian biaya kuliah yang perlu Anda ketahui:
1. Biaya Masuk (Iuran Pengembangan Institusi / IPI)
Iuran Pengembangan Institusi (IPI) adalah uang pangkal yang dibayarkan hanya sekali saat pertama kali masuk. Untuk Fakultas Kedokteran UNS, biaya IPI dibagi menjadi beberapa kelompok, dengan jumlah yang sangat bervariasi tergantung kelompok yang dipilih. Berikut adalah rinciannya:
Kelompok Terendah: Sekitar Rp 25.000.000
Kelompok Tertinggi: Dapat mencapai Rp 269.920.000
Nilai tertinggi IPI ini setara dengan harga mobil baru di kelas Low Cost Green Car (LCGC) atau Multi-Purpose Vehicle (MPV) seperti Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, atau Honda Brio tipe tertinggi. Ini menunjukkan betapa besarnya biaya awal yang perlu dipersiapkan oleh calon mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS.
2. Biaya Semester (Uang Kuliah Tunggal / UKT)
Setelah membayar biaya masuk, mahasiswa di Fakultas Kedokteran UNS juga harus membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) setiap semester. Besaran UKT juga bervariasi, tergantung pada kelompok yang dipilih. Berikut adalah rinciannya:
Kelompok 3 - 7: Berkisar antara Rp 6.725.500 hingga Rp 19.475.500 per semester.
Kelompok 8 (Tertinggi): Mencapai Rp 21.815.000 per semester.
Total 8 Semester: Jika Anda berada di kelompok tertinggi (Kelompok 8), total UKT yang perlu dibayar selama 4 tahun (8 semester) mencapai sekitar Rp 174.520.000.
Baca Juga: Rektor UNS Solo Serukan Ketenangan, Peringatkan Bahaya Anarki bagi Bangsa
3. Estimasi Total Biaya (Hingga Lulus Sarjana)
Jika Anda menjumlahkan biaya IPI tertinggi dan UKT tertinggi selama 8 semester, berikut adalah estimasi total biaya yang harus dikeluarkan oleh calon mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS:
Total Estimasi: Rp 269,9 Juta (IPI) + Rp 174,5 Juta (UKT) = ± Rp 444.420.000
Total biaya kuliah ini setara dengan harga mobil kelas Sport Utility Vehicle (SUV) menengah seperti Toyota Fortuner atau Mitsubishi Pajero Sport (bekas tahun muda atau DP besar untuk unit baru). Ini memberikan gambaran betapa besar biaya kuliah di Fakultas Kedokteran UNS bagi mahasiswa yang memilih kelompok biaya tertinggi.
4. Ringkasan Jalur Lain
Untuk mahasiswa yang memilih jalur SNBP atau SNBT, biaya kuliah akan lebih terjangkau karena mereka hanya perlu membayar UKT setiap semester tanpa dikenakan biaya IPI (uang pangkal). Oleh karena itu, jalur seleksi ini bisa menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mengurangi beban biaya masuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu