- Rumah makan Bebek Ungkep Pawon Ayu Kartasura memberikan apresiasi motor seharga Rp 20 juta kepada 29 karyawan pada 16 Maret 2026.
- Pemberian apresiasi mendadak ini dilakukan setelah THR uang dibagikan, berasal dari sisa dana yang tidak terencana sebelumnya.
- Owner Agung Widiatmoko memberikan kejutan motor Honda Beat tersebut kepada semua karyawan setelah acara makan bersama setelah salat Tarawih.
"(Itu keuntungan dari rumah makan) Saya tidak pernah menghitung keuntungan dan sebagainya. Saya ini dari dulu bisnis itu, buta pembukuan artinya saya pegang uang ya kira-kira cukup untuk karyawan, yang saya berikan," ujarnya.
Agung sendiri sudah menggeluti bisnis kuliner ini sejak 6 tahun lalu sampai sekarang dengan menu utamanya adalah bebek dan ayam ungkep.
Sebelum fokus di kuliner pernah jualan pulsa dipinggir jalan hingga buka rental mobil terus terjadi covid dan semua harus berhenti, akhir masuk di kuliner.
"Saya merintisnya waktu covid-19 terus dikembangkan di restoran ini tahun 2021. Pada prinsipnya dulu saat covid itu semua serba dari rumah maka makanan yang dihadirkan kebanyakan Frozen kan gitu," cerita dia.
Agung berharap dengan apreasiasi ini para karyawan punya semangat yang baru. Mudah-mudahan semangat mereka itu tetap langgeng seperti semangat waktu menerima.
"Waktu menerima kan mereka terharu dan senang, itu mudah-mudahan menjadi tidak luntur," ucapnya.
Sementara itu salah satu karyawan, Puji Hartini (45) mengaku senang dapat motor dari pemilik warung. "Alhamdulillah senang. Campur aduk rasanya," imbuh dia.
Puji mengaku awalnya tidak percaya mau diberi motor. Itu tiba-tiba saja, waktu itu dikumpulkan dan dikasih tahu.
"Semua pada tidak percaya awalnya mau dikasih motor. Kaget, kan jumat sudah dapat THR berupa uang sudah dapat, ini hari senin malah dapat motor," tutur karyawan yang sudah bekerja 5 tahun ini.
Baca Juga: Tuntas! Jaksa Eksekusi Uang Penggelapan Rp9,7 Miliar di Kasus Pegawai Bank Jateng
Puji menambahkan motor ini buat aktivitas keluarga sehari hari. Pemilik warung ini orang baik dan perhatian sama karyawan.
"Dulu waktu anak saya mau kuliah juga dibantu sama bapak, alhamdulillah ini anak saya sudah lulus dan bekerja jadi guru. Alhamdulillah, sekeluarga orangnya baik dan tidak memandang rendah," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan
-
Sespri Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo