- Gubernur dan Wagub Jateng Ahmad Luthfi dan Taj Yasin telah merealisasikan berbagai program pembangunan selama setahun memimpin.
- Di bawah kepemimpinan mereka, pertumbuhan ekonomi Jateng mencapai 5,37 persen, melampaui rata-rata nasional pada 2025.
- Kritik terhadap kinerja dianggap wajar, namun Budiyanto menekankan perlunya objektivitas berdasarkan data pencapaian pemerintah.
Sementara terkait terkait nyinyiran bahkan gerakan menolak membayar pajak kendaraan justru akan menjadi batu sandungan bagi pembangunan di Jateng.
"Kalau soal gerakan tidak bayar pajak kendaraan itu menurut saya naif sekali. Kendaraan itu kan tergolong barang mewah walau hanya sepeda motor. Jadi ketika kita merasa bisa membeli kendaraan, segala konsekuensinya termasuk membayar pajak dan sekarang ada tambahan opsen yang masuk ke serapan pendapatan daerah. Harusnya kita bangga karena menjadi tulang punggung pembangunan daerah," jelas dia.
"Pastinya pemerintah juga mendengarkan kritik dan saran dari masyarakat mengenai penambahan opsen PKB. Dan sekarang kritik itu langsung dijawab dengan adanya diskon pajak kendaraan. Jadi seperti yang saya bilang tadi bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tapi gotong royong semua elemen,"pungkanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint
-
Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
BRI Group Raih Enam Penghargaan Global, Kepemimpinan hingga ESG Mendapat Apresiasi
-
Qlola Catat Pertumbuhan Pengguna 42,6 Persen, BRI Hadirkan New Skin