- Selasa, 3 Februari 2026, Satpol PP Klaten membongkar warung di Kebonarum yang praktik prostitusi terselubung.
- Warung tersebut menjual "paket soto" seharga Rp120-150 ribu sebagai kode layanan prostitusi di dalam bilik.
- Pembongkaran menemukan bukti seperti alat kontrasepsi, dan warung ditutup permanen demi ketertiban umum.
SuaraSurakarta.id - Selasa pagi, 3 Februari 2026, sebuah kejadian menghebohkan terjadi di Dukuh Geneng, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Jawa Tengah.
Satpol PP Kabupaten Klaten membongkar sebuah warung makan di pinggir jalan raya Kebonarum-Karangnongko yang selama ini menyembunyikan praktik prostitusi terselubung.
Sebagaimana dikutip dari Instagram @infowongsragen dan sumber lainnya, berikut ini sejumlah fakta yang terungkap dari pembongkaran tersebut.
1. Warung Makan dengan 'Paket Soto' yang Mahal
Awalnya, warung makan tersebut tampak seperti tempat biasa yang menyajikan menu soto dengan harga yang cukup mahal. Pelanggan yang datang untuk menikmati semangkok soto akan dikenakan biaya antara Rp 120 ribu hingga Rp 150 ribu per porsi.
Harga yang sangat tinggi untuk sebuah semangkok soto, bukan?
Namun, yang tidak diketahui oleh banyak orang adalah bahwa harga mahal tersebut bukan untuk makanan, melainkan untuk layanan lain yang lebih kontroversial.
Ternyata, harga soto tersebut merupakan kode bagi pelanggan untuk mendapatkan layanan prostitusi yang dilakukan di dalam warung makan itu sendiri.
2. Praktik Prostitusi Terselubung di Dalam Warung
Baca Juga: Viral! KA Sancaka Dilempar Batu di Klaten, Penumpang Terluka Kena Serpihan Kaca, Ini Kronologinya
Di balik pintu warung yang tampak sederhana, Satpol PP menemukan sesuatu yang mengejutkan. Ternyata, di dalam warung tersebut terdapat bilik-bilik kamar yang disiapkan untuk layanan prostitusi terselubung.
Pelanggan yang memilih 'paket soto' dengan harga tinggi akan dipersilakan masuk ke bilik-bilik tersebut, yang ternyata telah disiapkan khusus untuk aktivitas tersebut.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klaten, Joko Hendrawan, mengungkapkan bahwa saat proses pembongkaran warung, pihaknya menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan adanya praktik prostitusi.
Beberapa di antaranya adalah alat kontrasepsi dan obat kuat yang ditemukan di dalam warung tersebut.
3. Pembongkaran yang Menghebohkan
Pembongkaran warung ini langsung menjadi perhatian banyak pihak. Pasalnya, tidak banyak yang menyangka bahwa sebuah warung makan yang tampaknya biasa saja bisa menyembunyikan praktik ilegal dan terlarang seperti prostitusi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Panglima Jilah Undang Jokowi di Acara Adat Bahaupm Bide Bahana, Pertemuan Besar Suku Dayak
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang