- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri upacara Tingalan Jumenengan Dalem ke-IV KGPAA Mangkunegoro X pada Selasa, 27 Januari 2026.
- Acara tersebut meliputi pembukaan, penarikan Tari Bedaya Anglir Mendung, serta Sabda Pangadika Dalem KPAA Mangkunegoro X.
- Tingalan Jumenengan ini turut melibatkan seribu masyarakat dari berbagai kalangan untuk berpartisipasi aktif dalam perayaan.
SuaraSurakarta.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri prosesi upacara Tingalan Jumenengan Dalem ke-IV Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegoro X, Selasa (27/1/2026).
Dengan mengenakan beskap warna hitam dan jarik coklat, Gibran datang ditemani istri Selvi Ananda. Selvi sendiri mengenakan kebaya warna pink dan jarik coklat.
Gibran datang didampingi Sekda Pemprov Jateng, Sumarno kemudian Wali Kota Solo Respati Ardi beserta istri.
Pengageng Kawedanan Panti Budaya Mangkunegaran, yang juga kakak KGPAA Mangkunegoro X, GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo menyambut kedatangan Gibran.
Selanjutnya Gibran beserta tamu VIP masuk ke Pendopo Ageng dan menuju tempat duduk yang sudah dipersiapkan di Bangsal Pringgitan yang tak jauh dari KGPAA Mangkunegoro X.
Gibran dan Selvi tampak menyalami tamu undangan yang berada di Pendopo Ageng.
Dalam prosesi upacara Tingalan Jumenengan Dalem KGPAA Mangkunegoro X hadir juga sejumlah tokoh. Ada Wali Kota Solo Respati Ardi, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, Sekda Pemprov Jateng Sumarno.
Tampak juga politisi PDIP Bambang Wuryanto (Bambang Pacul), Permaisuri KGPAA Paku Alam X Gusti Kanjeng Bendoro Raden Ayu Adipati (GKBRAA) Paku Alam, Paku Buwono (PB) XIV Hangabehi. Datang juga pihak Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Kasunanan Surakarta GKR Koes Moestiyah Wandansari (Gusti Moeng) dan KPH Eddy Wirabhumi.
Rangkaian upacara Tingalan Jumenengan Dalem KGPAA Mangkunegoro X dimulai dengan pembukaan, selanjutnya dengan miyosdalem KGPAA Mangkunegoro X dari ndalem ageng dan yang lenggah pringgitan.
Baca Juga: Dokter Tifa Kena Malu, Kepala SMPN 1 Solo Ungkap Fakta Ijazah Gibran
Kemudian ditarikan tarian sakral Pura Mangkunegaran, Tari Bedaya Anglir Mendung. Tari Anglir Mendung ditarikan oleh tujuh penari dengan durasi waktu sekitar 45 menit.
Selanjutnya Sabda Pangadika Dalem KPAA Mangkunegoro X. Lalu dilanjutkan prosesi pemberian kekancingan.
Mangkunegaran juga melibatkan 1000 masyarakat, terdiri dari siswa sekolah, komunitas, hingga warga sekitar Pura Mangkunegaran, untuk berpartisipasi dalam Tingalan Jumenengan K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X tahun ini.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Wapres Gibran hingga PB XIV Hangabehi Hadiri Upacara Tingalan Jumenengan Dalem KGPAA Mangkunegoro X
-
Kronologi Peristiwa Tabrak Lari di Jongke Solo: Percobaan Penculikan Berujung Ricuh dan Viral
-
Atap Nyaris Ambrol hingga Disangga Pakai Bambu, Siswa SDN di Boyolali Ngungsi untuk KBM
-
Dana Hibah Keraton Solo Masih Ditahan Wali Kota, DPRD: Masyarakat Berhak Audit!
-
Kebutuhan Keraton Solo Selama 1 Tahun Capai Rp20 Miliar, Kubu Purboyo Sebut Masih Sering Nombok