- Satresnarkoba Polresta Solo berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika dengan barang bukti sabu-sabu lebih dari satu kilogram.
- Tiga dari empat pelaku yang ditangkap diketahui merupakan jaringan keluarga, terdiri dari saudara ipar dalam operasi tersebut.
- Para tersangka dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.
SuaraSurakarta.id - Satresnarkoba Polresta Solo mengungkap jaringan pelaku peredaran narkotika jenis sabu-sabu dengan barang bukti lebih dari satu kilogram.
Tiga dari empat pelaku yang ditangkap diketahui masih jaringan keluarga yakni antarsaudara ipar.
Kasatresnarkoba Polresta Solo, Kompol Arfian Rizki Dwi Wibowo menjelaskan, ACW (43) warga Kartasura, Kabupaten Sukoharjo yang menjadipelaku utama masih saudara ipar dengan pelaku lain yakni MSR.
Tah hanya itu, polisi juga menangkap YMP di sebuah indekos di Banyudono, Boyolali yang juga masih sekeluarga dengan AWC dan MSR, yakni adik ipar keduanya.
"Antara AWC dan MSR ini bukan sekadar pendamping, lebih dari itu, mereka bekerja sama dalam pengambilan barang haram dan kemudian disebar di berbagai lokasi," kata Kompol Arfian mewakili Kapolresta Solo, Kamis (22/1/2025).
Arfian memaparkan, YMP juga merupakan kurir yang tugasnya menggeser sabu-sabu sesuai dengan perintah dari UA.
"Dari keempat tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti termasuk sabu-sabu sekitar 1 kilogram lebih beserta sejumlah alat isapnya," paparnya.
Untuk tersangka Mohadi dan Yoan, polisi menerapkan pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal-pasal dalam UU RI No. 1 Tahun 2023.
"Karena barang bukti yang dikelola melebihi 5 gram dan melibatkan permufakatan jahat, ancaman hukumannya maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun penjara," tegasnya.
Baca Juga: Gerak Cepat Polisi Ungkap Pembuangan Bayi di Solo, Sosok Pelaku Bikin Geleng-geleng
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
Terkini
-
Canggih! Ompreng Makan Bergizi Gratis di Solo Lewati Sinar UV dan Disegel 360 Derajat
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar di Jakarta
-
Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama