- KGPH Hangabehi membantah pertemuan dengan Wapres Gibran membahas suksesi takhta Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
- Pertemuan tersebut, menurut Hangabehi, hanya membahas fasilitasi pemerintah terkait kebutuhan keluarga besar keraton pasca wafatnya PB XIII.
- Hangabehi menampik tudingan pengkhianat karena merasa disingkirkan dari proses penetapan PB XIV tanpa diajak bermusyawarah keluarga.
Ia mengaku kaget saat prosesi jelang pemakaman di Sasana Parasdya, tiba-tiba ada pembacaan ikrar penetapan PB XIV untuk adiknya.
"Pada waktu itu sempat bertanya kepada Gusti Timoer, katanya ini mau dibicarakan dan dirembug keluarga dulu, tapi tahu-tahu ada pembaca ikrar. Dijawab sama Gusti Timoer, setelah ini nanti kita bicarakan keluarga ini. Saya dalam tanda kutip, keluarga inti yang seperti apa saya tidak tahu dan tidak dilibatkan dalam keluarga inti," jelasnya.
Upaya komunikasi pun diakuinya sempat dilakukan. Namun, hingga tujuh hari setelah wafatnya PB XIII, tidak ada titik terang maupun ajakan untuk berembug.
"Kita langsung bertemu di Sasana Narendra, dari situ kita banyak bicara untuk kelangsungan keraton ke depan. Intinya belum ada kesepakatan apapun, di situ saja juga belum dikasi tahu surat wasiatnya seperti apa dan masih menunggu jawaban sampai seminggu kemudian belum dapat jawaban tapi proses lainnya berjalan," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu
-
Dipimpin AKP Primadhana Bayu Kuncoro, Polres Karanganyar Ungkap Dua Kasus Narkoba
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo