- Mereka juga membawa spanduk dengan berbagai tulisan, seperti.
- 'Tolong hak-hak kami dipenuhi bapak kurator', ',Tuhan bersama eks Buruh Sritex' hingga "Dulu Marsinah sekarang kami'.
- Aksi yang digelar ini menuntut hak-hak karyawan yang selama ini belum diterima pasca PT Sritex dinyatakan bangkrut dan PHK besar-besaran.
SuaraSurakarta.id - Ribuan karyawan eks PT Sri Rejeki Isman atau PT Sritex Sukoharjo menggelar aksi damai solidaritas di depan pintu gerbang eks PT Sritex, Senin (10/11/2025).
Dalam aksinya mereka memakai pakaian bernuansa hitam dan mengenakan pita merah putih. Mereka juga membawa spanduk dengan berbagai tulisan, seperti.
'Tolong hak-hak kami dipenuhi bapak kurator', ',Tuhan bersama eks Buruh Sritex' hingga "Dulu Marsinah sekarang kami'.
Aksi yang digelar ini menuntut hak-hak karyawan yang selama ini belum diterima pasca PT Sritex dinyatakan bangkrut dan PHK besar-besaran.
"Kami mengadakan aksi ini karena kami menuntut hak-hak kami yang belum dibayarkan sama kurator, yaitu pesangon dan THR," ujar Koordinator Lapangan (Korlap) Agus Wicaksono, Senin (10/11/2025).
Agus menjelaskan sudah 9 bulan pasca PHK belum ada apa-apa yang diterima dari kurator.
Kondisi karyawan dari 8475 karyawan yang di PHK, baru 3000 an sudah mendapatkan pekerjaan, tapi sisanya belum dapat pekerjaan karena faktor usia.
"Sebagian besar dari karyawan itu usia di atas 50 tahun, jadi susah untuk mendapatkan pekerjaan. Ini yang mau kita perjuangkan apalagi ini kan menjelang puasa menjelang lebaran belum ada apa-apa kan kasihan," ungkap dia.
Agus menegaskan para buruh eks Sritex bakal menggelar aksi di Semarang. Ini akan dibicarakan segera denga lawyer.
Baca Juga: 3 Anak Ditangkap Gara-gara Bawa Bom Molotov, Belajar Merakit Lewat Video
"Kita akan mengusulkan kepada lawyer supaya lawyer berkoordinasi dengan para kreditur lain untuk mengganti kurator. Kalau perlu kita demo di Semarang, nanti akan kita bicarakan dengan lawyer," katanya.
Para buruh eks Sritex minta tolong dan bantuan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membantu.
"Mudah-mudahan teriakan kita ini menggaung di istana, terdengar di istana, di Kartanegara maupun Hambalang. Mudah-mudahan Pak Prabowo mendengar apa yang kita teriakan ini," jelas dia.
Sementara itu salah satu buruh eks Sritex, Widada mengatakan aksi hari ini untuk menuntut pesangon agar segera diselesaikan.
Karena sudah hampir 8 bulan ini teman-teman sudah tidak bekerja lagi, jadi tentunya untuk kebutuhan rumah tangga dan semuanya itu sangat dibutuhkan.
"Harapan kita baik kurator segera menyelesaikan tugas-tugasnya. Kita juga mendapatkan pesangon," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna
-
Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister
-
Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!