- Dokter Tifa mengatakan semata-mata ini untuk membersihkan sejarah Indonesia.
- Roy Suryo mengatakan bahwa ini menunjukan apa yang sudah dilakukan dan meneliti di dalam buku ini tidak salah.
- Selain mensosialisasikan ke tokoh-tokoh masyarakat dan lainnya juga akan road show nya akan ke DPRD.
SuaraSurakarta.id - Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzi Tyassuma atau dikenal Dokter Tifa menggelar talk show dan bedah buku Jokowi's White Paper.
Akan ada 100 kota di Indonesia yang akan dikunjungi untuk mengenalkan dan menyebarkan buku, salah satunya di Kota Solo, Jumat (3/10/2025).
"Jadi ini adalah rangkaian dari road show untuk buku Jokowi's White Paper. Rencana kami ada di 100 kota, jadi ini dari Solo kemudian ke Malang setelah itu kami ke Medan," terang Dr Tifa saat ditemui di Gedung Umat Islam Solo, Jumat (3/10/2025).
"Dan dilanjutkan nanti ke Jawa Tengah Barat, yaitu Purwokerto, Purbalingga, Cilacap dan Insya Allah Salatiga. Jadi nanti kami akan mengadakan kegiatan road show," lanjutnya.
Dokter Tifa menjelaskan yang menjadi visi misi kegiatan road show ini, bahwa RRT telah menunaikan tugasnya untuk melakukan penelitian terkait ijazah Jokowi.
"Perjalanan kami untuk membongkar keaslian dari ijazah Jokowi sudah selesai. Kami sebagai akademisi, peneliti sudah menunaikan tugas kami. Seandainya hasil penelitian ini berguna, ya insya allah inilah nanti akan menjadi argumentasi ilmiah bagi kami," ungkap dia.
"Terlepas dari masalah kriminalitas yang terjadi pada kami bahwa kami itu tidak ada masalah. Artinya kami bekerja berdasarkan dari ranah kami sebagai peneliti. Kalau soal pasal dan sebagainya nanti diurusi oleh tim kuasa hukum kami," ucapnya.
Dokter Tifa menjelaskan saat ini dimiliki dan menyebar di seluruh Indonesia bahkan beberapa negara, seperti Amerika, Australia, Jepang, Kanada, Inggris, Jerman, Belanda.
"Ini buku sudah terbang ke seluruh dunia saat ini terutama kepada warga diaspora. Warga diaspora itu adalah warga Indonesia yang bekerja di negara lain, itupun mereka juga merasa punya hak dan kewajiban untuk tahu tentang keaslian ijazah Jokowi," kata dia.
Baca Juga: Dinilai Bikin Gaduh, Relawan Jokowi-Prabowo Tantang Duel Roy Suryo: Sekalian di Atas Ring Aja
Dokter Tifa mengatakan semata-mata ini untuk membersihkan sejarah Indonesia. Jangan sampai sejarah Indonesia itu menjadi hitam, karena persengkongkolan yang utamanya menggunakan dokumen-dokumen palsu dan itu ranah pidana.
"Setelah kami membukukan hasil penelitian ini, maka kami harus punya kewajiban untuk mensosialisasikan atau menyebarluaskan pemahaman ini. Memang buku ini terbatas jika dibandingkan rakyat Indonesia," sambungnya.
Dokter Tifa menghimbau universitas-universitas hingga instusi itu adalah pihak-pihak yang seyogyanya di perpustakaan nya menyimpan buku ini.
Bahkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sudah mengadakan buku ini untuk seluruh anggota DPD yang fasilitasi oleh wakil ketua DPD.
"Target kami selanjutnya adalah 580 anggota DPR semua juga membaca dan memiliki buku ini. Kami juga sudah menyumbangkan ke perpustakaan dari komisi-komisi dan fraksi-fraksi di DPR," papar dia.
Selain mensosialisasikan ke tokoh-tokoh masyarakat dan lainnya juga akan road show nya akan ke DPRD.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Cuan di Balik Cerobong Asap: Bagaimana Program MBG Menghidupkan Kembali Bengkel Las Tua di Sukoharjo
-
MBG Buat Pesanan Kios Buah Kecil Meluap, Kini Rekrut Pegawai dan Pekerja Lepas
-
7 Rekomendasi Sego Sambel Solo dan Sukoharjo untuk Kuliner Akhir Pekan
-
Berkat Sekolah Rakyat, Remaja Putri Ini Hidupkan Lagi Impian untuk Bekerja di Pertambangan
-
Jembatan Era Kolonial di Desa Kranggan Direvitalisasi, Buka Akses Vital Warga Hingga ke Yogyakarta