SuaraSurakarta.id - Nama mantan calon Gubernur Jateng Andika Perkasa masuk dalam salah satu bursa yang diusulkan menjadi Ketua DPD PDIP Jateng.
Selain nama Andika Perkasa, ada juga Plt Ketua DPD PDIP Jateng FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy dan kader senior PDIP Kota Solo YF Sukasno.
Hal ini disampaikan oleh Plt Ketua DPC PDIP Kota Solo Teguh Prakosa saat dikonfirmasi soal bursa kandidat Ketua DPD PDIP Jateng menggantikan Bambang Pacul.
Teguh mengatakan sesuai dengan PP 01 tahun 2025 pasca kongres, ini bagian evaluasi seluruh DPD, DPC seluruh Indonesia.
Di man sistem rekrutmennya tidak seperti dulu bottom up, sekarang yang memutuskan dari atas.
"Yang berkembang di Kota Solo untuk usulan ketua DPD salah satunya adalah Plt Ketua DPD PDIP Jateng bapak FX Hadi Rudyatmo. Lalu ada tambahan yang muncul Pak Kasno, Pak Andika, Pak Harsono, ada Bu Roro," terangnya saat ditemui di Selter Manahan Solo, Jumat (5/9/2025).
Teguh menjelaskan nama-nama itu munculan dari PAC dan DPC. Dari usulan-usulan tersebut nanti yang memutuskan siapa yang jadi ketua DPD itu dari DPP.
"Toh itu nanti yang mutuskan juga DPP. Itu yang DPD, yang urusan dengan usulan penjaringan ketua DPD, di PAC maupun DPC," kata mantan Wali Kota Solo ini.
Teguh menjelaskan dengan PP nomor 01 tahun 2025 untuk pemilihan ketua diubah dari bawah ke atas.
Baca Juga: Ditunjuk Jadi Plt DPD PDIP Jateng, FX Rudy: Siap Menjalankan Sebaik Mungkin
Nama-nama yang masuk dalam usulan atau penjaringan itu dipilih oleh kader, nantinya dari DPP akan memutuskan tiga nama untuk jadi ketua, bisa wakil, bendahara atau sekretaris.
"Nanti hasil psikotes, kemudian DPP akan menentukan tiga nama. Ketua umum menentukan ketua, yang dua masih di personalia, bisa sekretaris, bendahara, bisa wakil-wakil ketua," jelas dia.
Menurutnya tetap diakomodir, sedangkan sisanya tidak harus. Artinya kalau ada yang mengusulkan namanya itu berbeda dan ada enam, kemudian DPP menentukan tiga dan sisanya tidak diakomodir tidak apa-apa kalaupun diakomodir tidak apa-apa.
"Tetapi yang dua itu harus diakomodir, nah bedanya di sana. Ini merupakan evaluasi hasil pileg, pilpres dan pilkada 2024 kemarin, maka semuanya harus melalui ketua umum," paparnya.
Usulan nama-nama dari PAC dan DPC itu paling lambat dikirim, Senin (8/9/2025) nanti dan harus masuk semua. Nanti pekan ketiga bulan September ini akan dilakukan psikotes.
"Paling lambat 8 September nanti sudah harus masuk semua. Psikotes itu di pekan ketiga bulan ini, itu tiap angkatan 1.000 orang dan seluruh Indonesia," tandas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi
-
Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo
-
Demo di Rumah Jokowi, Massa Bawa Spanduk Gibran 'Anak Haram Konstitusi' Tuntut Mundur dari Wapres