"Belum sempat terlaksana, saya dapat panggilan dari Ditreskrimsus Polda Jateng, saya datang dan bilang apa adanya. Terus penyidik juga sempat ke sini (cafe)," sambungnya.
Puncaknya, dalam proses tersebut, ia diminta membayar sejumlah uang yang membuatnya syok.
"Saya diminta bayar sebesar Rp115.500.000. Itu langsung saya tolak, enak saja dan uang darimana," tegasnya.
Kini, Endang hanya bisa berharap pada keadilan. Ia memohon kepada pihak kepolisian dan pejabat setempat untuk meninjau kasusnya dengan saksama dan memberikan perlindungan hukum, terutama bagi pengusaha kecil sepertinya.
"Mohon ditinjau laporan sedetail mungkin, kan kita sudah beritikad baik tetap ingin menjadi mitra bisnis untuk berusaha mencari lisensi," paparnya.
Setelah menerima somasi, Endang mengaku sudah berinisiatif mencari informasi lisensi siaran resmi. "Sudah dapat info, itu harganya per musim satu tahun sekitar Rp 15 juta - Rp 20 juta. Terus anak dan cucu nggak apa-apa nanti akan dibantu, kan pada suka bola," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Cuan di Balik Cerobong Asap: Bagaimana Program MBG Menghidupkan Kembali Bengkel Las Tua di Sukoharjo
-
MBG Buat Pesanan Kios Buah Kecil Meluap, Kini Rekrut Pegawai dan Pekerja Lepas
-
7 Rekomendasi Sego Sambel Solo dan Sukoharjo untuk Kuliner Akhir Pekan
-
Berkat Sekolah Rakyat, Remaja Putri Ini Hidupkan Lagi Impian untuk Bekerja di Pertambangan
-
Jembatan Era Kolonial di Desa Kranggan Direvitalisasi, Buka Akses Vital Warga Hingga ke Yogyakarta