Karena sampai sekarang belum ada titik terang, kapan hak-hak eks karyawan akan cair.
"Harapannya segera cepat terlelang dan hak-hak eks karyawan segera terealisasi. Tidak hanya itu, agar eks karyawan bisa bekerja lagi karena banyak karyawan yang menunggu untuk bekerja kembali," terangnya.
Erika mengaku sedih saat upacara tadi. Karena tahun-tahun sebelumnya itu selalu merayakan HUT Sritex dan Indonesia secara ramai-ramai.
"Tapi sekarang tidak bisa merayakan itu lagi bersama-sama. Tadi terharu, biasa bisa kumpul bareng teman-teman, ada yang bekerja sampai puluhan tahun, kumpul sama teman tapi sampai sekarang belum ada kejelasan," jelas dia.
Sementara itu Kuasa Hukum eks karyawan Sritex Machasin mengatakan bahwa kegiatan hari ini teman-teman eks karyawan Sritex mengadakan upacara 17 Agustus.
"Setiap tahun mereka melaksanakan, tapi sekarang karena kondisinya sudah tidak bekerja lagi. Maka dilaksanakan di Sritex tapi di luar," paparnya.
Machasin Rohman menjelaskan kegiatan juga sebagai bentuk aksi keprihatinan eks karyawan Sritex. Karena sampai sekarang hak-haknya belum mendapatkan.
"Oya jelas. Jadi inikan jeritan eks karyawan, yang mana sampai hari ini ternyata hak-haknya belum terpenuhi sama sekali," ucap dia.
Machasin menambahkan di hari kemerdekan ke-80 RI ini tapi untuk eks karyawan ini belum merdeka. Karena belum mendapatkan hak-haknya, pesangon dan THR.
Baca Juga: Drama Baru Pailit PT Sritex: Kurator Lawan Kejagung Soal Penyitaan 72 Mobil, Siapa Berhak?
"Sebetulnya ini kan kemerdekan ya. Tapi untuk teman-teman eks karyawan ini belum merdeka, belum dapat hak-haknya," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu