Ronald Seger Prabowo
Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:45 WIB
Ilustrasi Jemaah mengikuti acara peringatan Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi di depan Masjid Ar Riyadh, Jl. Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Solo. (Solopos/Nicolous Irawan)
Baca 10 detik
  • Polresta Solo mengerahkan 480 personel gabungan dari TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP pada 1 Oktober 2026.
  • Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan 4.000 jamaah, kemacetan lalu lintas, dan potensi gangguan keamanan selama haul.
  • Petugas menyiapkan pos pantau, rekayasa lalu lintas, penutupan jalan, serta koordinasi medis dengan RS Kustati.

SuaraSurakarta.id - Polresta Solo mengerahkan sekitar 480 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi.

Pengamanan disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan jamaah, arus lalu lintas, hingga potensi gangguan keamanan.

Kabagops Polresta Solo Kompol Dhadhag Anindito mengatakan personel gabungan terdiri atas anggota Polresta Surakarta, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Untuk kegiatan pengamanan haul di Kota Surakarta, kami menerjunkan 480-an orang. Terdiri dari anggota Polresta Solo beserta instansi lain, dalam hal ini TNI, Dishub, serta Satpol PP,” kata Dhadhag, Kamis (1/10/2026).

Pengamanan tidak hanya dilakukan di lokasi utama kegiatan. Personel akan ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan pengawasan. Polisi dan TNI juga menyiapkan pos pantau untuk memonitor situasi sekaligus memberikan penanganan awal jika terjadi gangguan keamanan atau jamaah membutuhkan pertolongan.

Sejumlah tenda didirikan di kawasan Simpang Semanggi dan Baturono. Sementara TNI menyiapkan tiga pos di Simpang Empat Pasar Kliwon, Simpang Tiga Wirotaman, dan Alun-Alun Kidul.

Menurut Dhadhag, pola pengamanan mengedepankan deteksi dini. Persoalan yang masih dapat ditangani di pos pantau akan diselesaikan di lokasi, sedangkan kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan dibawa ke Mako Polresta Surakarta.

Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Selain keamanan, kepadatan lalu lintas menjadi perhatian utama karena jumlah jamaah diperkirakan mencapai sekitar 4.000 orang selama rangkaian kegiatan yang berlangsung tiga hari.

Baca Juga: Gercep! Tim Sparta Solo Amankan Terduga Maling Motor yang Dikepung Warga di Kadipiro

Polresta Surakarta bersama Dishub menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk penutupan sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi haul. Personel juga mulai ditempatkan untuk melakukan patroli dan mengatur arus kendaraan.

“Kami mengimbau warga Surakarta maupun jamaah agar tetap mencari informasi melalui media sosial ataupun di lokasi terkait pengalihan arus lalu lintas. Sehingga paham betul lokasi mana saja yang ditutup,” ujar Dhadhag.

Jamaah juga diminta mematuhi pengaturan parkir yang telah disiapkan agar kendaraan tidak menumpuk di badan jalan. Polisi mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi tindak pidana di tengah kerumunan serta memperhatikan kondisi kesehatan.

Koordinasi dengan fasilitas kesehatan turut dilakukan untuk mengantisipasi jamaah yang membutuhkan pertolongan medis. Rumah Sakit Kustati disiapkan sebagai salah satu rujukan bagi jamaah yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Rujukan dari jamaah atau peserta haul tetap diterima di sana. Jadi kalau ada jamaah yang membutuhkan rujukan, tetap kami koordinasikan dengan rumah sakit,” kata Dhadhag.

Load More