SuaraSurakarta.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil menyita sebanyak 72 unit mobil mewah dalam kasus korupsi PT Sri Rejeki Isman atau PT Sritex Tbk.
Penyitaan mobil mewah tersebut dilakukan di Gedung Sritex 2 pada Senin (7/7/2025) kemarin.
Adanya penyitaan mobil tersebut membuat buruh eks PT Sritex merasa rasah dan khawatir. Pasalnya hingga saat ini para buruh belum menerima pesangon.
"Resah banget no, itukan hak kita. Tapi mau gimana lagi, itu kan sudah menjadi aset kita untuk pesangon dan sebagainya tapi kenyataannya digeret rono," terang Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sritex, Widada dikonfirmasi, Sabtu (12/7/2025).
Keresahan ini tidak hanya dialami oleh buruh eks Sritex saja tapi juga buruh di eks anak perusahan Sritex. Dari PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries dan PT Primayudha Mandirijaya.
"Kemarin dari serikat Primayudha, Sritex, Bitratex dan kurator, kita keberatan. Tapi dia melaksanakan tugas, kalau nanti dihalangi dikira menghalang-halangi tugas mereka. Tapi intinya keberatan," jelas dia.
Widada menyatakan nanti dari kurator akan mengirim surat ke sana (kejagung) terkait keberatan penyitaan mobil-mobil mewah tersebut.
"Nanti dari lawyer-lawyer dan kurator dalam persidangan kedepan juga akan melayangkan surat keberatan. Nanti lihat perkembangan ke depan saja," ungkap dia.
Widada mengaku dari para buruh itu sudah berpikiran kalau aset yang ada akan disita. Bahkan merasa khawatir tidak hanya mobil yang disita tapi juga gedungnya.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Bos PT Sritex, Kejagung Geledah Gedung Mewah di Solo, Apa Hasilnya?
"Ya pasti kepikiran banget. Bahkan baru mobil yang disita, sudah banyak pertanyaan, jangan-jangan gedungnya sekalian," jelasnya.
Widada menambahkan kalau seperti mobil belum ada kejelasan yang pasti. Maksudnya dibawa ke sana itu apakah disita kejagung atau tidak, karena ada sisi lain yang keberatan.
"Jadi itu walaupun ke sana belum ada kepastian. Yang jelas hak buruh itu harus segera dibayarkan," tandas dia.
"Yang penting aset gedung tidak disita dulu," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Jokowi Ulang Tahun ke-65, Warga Geruduk Kediaman Pribadi di Sumber Solo
-
Bulog Surakarta Optimistis Target Penyerapan Beras Tercapai Sebelum Akhir Tahun
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Dua Residivis Curanmor Ditangkap Polresta Solo, Gasak Motor dan Ponsel Warga yang Tertidur
-
Viral Dugaan Pelecehan SPG Sami Luwes Solo, Polisi Kejar Pelaku Lewat Rekaman CCTV